Warga Keluhkan Pemalakan Preman, Kapolres Muna Akan Tindak

HarianPublik.id,Muna – Seorang warga di Raha, Kabupaten Muna mengeluhkan adanya pemalakan yang dialaminya. Dimana, ia dimintai uang oleh orang yang diduga preman.

Keluhan itu disampaikan lewat video yang diunggah di media sosial hingga viral baru baru ini. Dalam video viral itu, perempuan tersebut mengaku bahwa dirinya menjual di depan Pelabuhan Nusantara Raha.

“Kenapa dih di Kota Raha ini tidak bisa liat sekali orang berkembang. Dilihat mungkin kedai ku ramai sedikit, ramai atau tidakpun ada saja orang yang dengan ringan bibirnya minta minta yang bukan haknya. Bukan dari daerah juga bukan pajak juga. Tapi dengan entengnya dia datang minta, bagaimana dih kayak preman begitu ee,” keluh wanita tersebut.

Menanggapi hal itu, Kapolres Muna AKBP Indra Sandy Purnama Sakti mengatakan bahwa usai video itu viral pihaknya lansung gerak cepat dengan memanggil pihak pihak yang terkait, salah satunya membuat video.

“Jadi pemilik cafe dan yang membuat video sudah kita ambil keterangannya. Sudah dua orang saksi yang kita ambil keterangannya,” ungkapnya saat ditemui pada Selasa (16/07/2024).

“Rencananya yang terlapor akan kita panggil hari ini,” sambung Kapolres.

Lebih lanjut, AKBP Indra Sandy Purnama Sakti menerangkan bahwa pihaknya saat ini akan terus menciptakan kegiatan cipta kondisi.

“Setiap malam kita mengadakan patroli dan mengingatkan masyarakat yang berada di kafe-kafe atau kedai tengah malam supaya kembali pulang. Jadi tidak terlalu larut mereka berada di tempat tersebut,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini dari Reskrim juga setiap malam selalu mengecek setiap lokasi cafe atau kedai yang berada di pinggir-pinggir pantai untuk mengingatkan tidak ada lagi pemalakan-pemalakan ataupun preman-preman yang berkeliaran.

“Polres Muna akan tindak tegas jika ada pemalakan preman dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, apalagi menjelang Pilkada,” tegasnya. (**)

Penulis: Rixan Ardian

Komentar