HarianPublik.id,Muna – Warga Desa Lagasa, Kecamatan Duruka mengeluhkan sewa kapal katinting miliknya yang digunakan untuk mengawal dan meramaikan penjemputan Pasangan Calon Bakal Bupati dan Wakil Bupati Muna, Bahrun – Asrafil tidak dibayar.
Pasalnya, pada 27 Juli 2024, paslon dengan akromin BAHTERA itu tiba di Muna melalui Pelabuhan Nusantara Raha usai menerima surat tugas Partai dengan menggunakan rombongan kapal katinting.
Kapal yang mengawal merupakan milik nelayan di pesisir Desa Lagasa yang dijanjikan akan dibayar.
Namun ironinya, sampai selesai kegiatan, warga yang juga ikut mengawal tidak mendapat bayaran seperti yang dijanjikan sebelumnya.
Hal itu diungkap lansung oleh inisial J, Saat ditemui awak media, pada Minggu malam (28/7/2024).
Kata dia, pada saat ikut penjemputan tersebut, solar kapalnya ia tanggung sendiri dan kapalnya akan disewa.
“Tapi sampai saat ini harga sewa kapal belum dibayar. Biaya sewanya 100 ribu,” ungkapnya.
“Selain saya, ada sekitar 5 lagi mungkin yang belum dibayar,” sambung dia
Sementara itu, warga lainnya inisial A yang juga merupakan warga Desa Lagasa berharap agar jangan dibedakan dengan yang lain.
“Harus disamaratakan jangan dibeda-bedakan. Harus disewa semua,” tukasnya. (**)
Penulis: Ardian









Komentar