HarianPublik.id,Kendari – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) terus mendukung perkembangan pelaku UMKM. Salah satunya lewat program entrepreneur hub yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, pada Senin (11/11/2024).
Kegiatan ini merupakan program kolaborasi yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM, didukung oleh pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan komunitas wirausaha di Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan mengusung tema “Grow and Sustain, Tumbuhkan Ekosistem, Wujudkan Satu Juta Wirausaha by Design”. Program ini bertujuan untuk mempercepat terciptanya satu juta wirausaha by design melalui pengembangan ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sultra, Dr. La Ode Muhamad Shalihin mengatakan, rasio wirausaha nasional itu 3,95% dan untuk Sultra pada tahun 2023 hanya mencapai 2,65%.
“Ini masih sangat jauh untuk mencapai angka nasional. Jadi ini juga merupakan tantangan bagi pelaku UMKM untuk bagaimana melakukan akselarasi percepatan dalam mewujudkan satu juta pelaku wirausaha,” ungkapnya.
Kadis menyebut bahwa Sultra mempunyai potensi di berbagai bidang, baik bidang pertanian, perkebunan, pariwisata, perikanan atau kegiatan-kegiatan lain yang bisa menunjang pertumbuhan ekonomi.
“Saya berharap melalui kegiatan Entrepreneur Hub ini, para pelaku wirausaha bisa mengupdate dan mengupgrade pengetahuan tentang bagaimana berwirausaha yang unggul, serta bagaimana menjadi wirausaha yang produktif, inovatif, dan adaptif agar mampu berkembang sehingga mampu menembus pasar yang lebih luas atau go Internasional,” harapnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UMKM, Siti Azizah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar acara seremonial melainkan ekosistem yang dihadirkan untuk meningkatkan kapasitas wirausaha di Sultra melalui pembentukan pola pikir wirausaha. Sehingga dapat menjadi moto penggerak perubahan, dan tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi komunitas dan bangsa.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk berjejaring dan membangun networking baik sesama peserta maupun para kolaborator, mengingat di era saat ini kolaborasi adalah kuncinya,” pungkasnya. (**)
Penulis: Ana











Komentar