Harianpublik.id,Muna – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muna bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar pasar murah di lima titik wilayah. Yaitu Kecamatan Katobu, Kontunaga, Lohia, Kabawo dan Tongkuno.
Saat membuka pasar murah tersebut, pada Jumat (15/12/2023), Plt Bupati Muna Bahrun mengatakan, dalam pelaksanaan pasar murah ini, pihaknya bekerjasama dengan Bulog Raha dan Bank Bahteramas Raha. Tujuannya untuk menekan kenaikan harga bahan pokok menjelang Nataru serta mengendalikan inflasi, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
“Pasar murah menjelang Nataru ini akan diadakan di lima titik berbeda, terdiri dari lima kecamatan. Insya Allah kedepannya bisa lebih banyak lagi menjangkau masyarakat di wilayah lainnya yang ada di Muna,” ujarnya.
“Sudah menjadi tugas pemerintah memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dan apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tukas Bahrun.
Sementara itu, Kepala Bulog Raha Raymond saat dikonfirmasi Jurnalis Harianpublik.id, mengungkapkan, komoditi yang disiapkan oleh Bulog adalah Beras Medium sebanyak 2 ton per titik lokasi, Beras Premium 1 ton tiap lokasi, dan Minyak Goreng Minyakita (sesuai dengan permintaan masyarakat).
“Secara khusus komoditi Beras Premium mendapat subsidi dari Bank Bahteramas Cabang Raha, dari harga Rp135 per 10 kg menjadi Rp125 per 10 kg,” jelas Raymond.
“Pasar murah ini dilaksanakan selama 5 hari terhitung tanggal 15 sampai dengan 19 Desember 2023 mendatang,” sambung dia.
Lebih lanjut, kata Raymond, selain Bulog dan Bank Bahtera, TPID juga menggandeng distributor lokal untuk menyediakan komoditi lain.
“Komoditi lain seperti Minyak Goreng Premium, Gula Pasir dan Bawang Putih serta Bawang Merah,” pungkasnya. (**)
Penulis: Rixan Ardian







Komentar