HarianPublik.id,Kendari – Jembatan Teluk Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menjadi tempat untuk mengakhiri hidup atau bunuh diri.
Kali ini, seorang pemuda bernama Muh Agil Ismail (22) dilaporkan melompat di Jembatan Teluk Kendari, pada Minggu 1 Juni 2025 sekitar pukul 21.06 Wita.
Pada Selasa (3/6), mayat Warga Kelurahan Dapu-dapura, Kecamatan Kendari Barat itu ditemukan mengapung di area gerbang Toronipa sekitar 609 meter dari LKP arah timur laut.
Hal itu seperti yang disampaikan Amiruddin A.S selaku Kepala KPP Kendari lewat keterangan rilisnya, Selasa (3/6).
“Pada pukul 06.25 Wita, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari warga terkait penemuan mayat yang mengapung di area gerbang Toronipa,” ungkapnya.
“Selanjutnya, korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju rumah duka untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga,” tanmbah Amiruddin.
Dengan telah dievakuasinya korban tersebut dalam keadaan meninggal dunia (MD), Ops SAR kondisi membahayakan manusia terhadap 1 orang yang diduga melompat di jembatan Teluk Kendari dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat di kembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Diketahui, Agil merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang saat ini tengah proses menyusun tugas akhir atau skripsi. (**)







Komentar