Siap-siap, Seluruh ASN Lingkup Pemkot Kendari Akan Diuji Kompetensi

Harianpublik.id,Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia akan melaksanakan Uji Kompetensi bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkot.

Sekretaris Daerah Kota Kendari, Ridwansyah Taridala mengungkapkan, uji kompetensi ASN amatlah penting dilaksanakan guna memetakan kompetensi ASN yang dimiliki Kota Kendari.

Pelaksanaan nya pun dilakukan secara bertahap, mulai dari staf, pejabat eselon IV, III, II, hingga direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti Direktur PDAM dan Direktur Perumda Kota Kendari.

“Kami harap seluruh ASN siap mengikuti asesmen, siap dari segi fisik, mental, dan kompetensi,” terang Ridwasnyah

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Kendari, Sudirham  mengatakan, uji kompetensi ASN selain dilaksanakan untuk meningkatkan performance ASN, juga dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti program prioritas nasional yang mewajibkan seluruh instansi pusat maupun daerah untuk dapat mengimplementasikan manajemen talenta dan meningkatkan sistem merit dalam penyelenggaraan manajemen ASN.

“Kenapa pemetaan ini kita lakukan karena Kota Kendari sedang dalam penilaian sistem merit untuk tahun 2022. Tahun 2021 kemarin kami memperoleh penganugerahan sistemerik manajemen ASN kategori baik, yang ada di Sulawesi Tenggara ini baru satu yaitu Kota Kendari. Nah inilah yang akan kita pertahankan dengan harapan di tahun 2022 ini kita bisa meningkat,” ucap Sudirham.

Orang nomor satu di BKPSDM ini menyebutkan, uji kompetensi tahap awal akan diikuti sebanyak 121 peserta dengan, rincian sekretaris OPD 29 orang, Wakil Direktur RSUD 2 orang, Kabag Setda 12 orang, camat 11 orang, lurah 65 orang, dan Direktur PDAM serta Perumda Kota Kendari masing-masing diikuti 1 orang.

Katanya, beberapa OPD sudah melakukan uji kompetensi melalui online dengan harapan kelar di November sehingga bisa mencapai sekira empat ribuan ASN.

“Jumlah ASN kita diatas lima ribu lebih, dengan harapan kalaupun tidak bisa terpenuhi lima ribu, minimal empat ribu ASN mengikuti uji kompetensi agar predikat sistem merit kita bisa meningkat menjadi sangat baik,” tutup Sudirham. (ADV)

Komentar