HarianPublik.id,Konawe Kepulauan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) menggelar expose capaian pembangunan Amrullah – Andi Muhammad Lutfi selama dua periode menahkodai Pulau Wawonii, pada Sabtu (1/2/2025) malam.
Kabupaten Konawe Kepulauan merupakan salah satu daerah otonomi yang ditetapkan pada tanggal 12 april 2013, sebagaimana UU nomor 13 tahun 2013 tentang pembentukan Kabupaten Konawe Kepulauan. Sejalan dengan itu, maka pada tahun 2013 juga telah dilantik penjabat bupati pertama atas nama Nur Sinapoy, SE, M.Si, dan selanjutnya pada tahun 2015 Ir. H. Burhanudin, M.Si dilantik sebagai penjabat bupati.
Tahun 2015 untuk pertama kalinya dilakukan Pilkada di Konkep, dan hasilnya adalah H. Amrullah dan H. Andi Muh Lutfi dengan tagline ‘Beramal’ terpilih menjadi bupati dan wakil bupati dan dilantik pada Februari 2016 lalu. Selanjutnya pada tahun 2020 terpilih kembali menjadi Bupati dan Wakil Bupati untuk periode 2021-2026.
Di tangan Amrullah – Andi Muhammad Lutfi telah menyulap Pulau Wawonii dari keterisolasian menjadi daerah yang berkemajuan.
Sejak terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati tahun 2015, tugas pertama yang dilaksanakan pasangan bupati dua periode ini yaitu meletakkan pondasi pembangunan dasar, sehingga telah berhasil membuka keterisolasian dan keterbelakangan.
“Yang ditandai dengan terbukanya akses jalan lingkar sepanjang 109.981 kilometer, masyarakat dapat berkomunikasi melalui HP dan listrik 24 jam serta alokasi anggaran untuk pembangunan kapasitas SDM manusia wawonii melalui bantuan beasiswa Wawonii Cerdas,” ungkap Amrullah.
Pasangan berakronim Beramal tersebut terus berpacu dengan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, daya saing perekonomian, tata kelola birokrasi, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
“Secara makro keberhasilan pembangunan dapat kami sampaikan, indeks pembangunan sumber daya manusia dari 65,41 tahun 2020 menjadi 67,20 tahun 2023, pertumbuhan ekonomi meningkat dari 0,63 persen tahun 2020 menjadi 2,79 persen tahun 2023 dan 9,18 persen pada triwulan III tahun 2024,” bebernya.
“Tingkat kemiskinan turun dari 17,01 persen tahun 2020 menjadi 15, 53 persen tahun 2024. Kemiskinan ekstrim turun dari 7,7 persen tahun 2021 menjadi 1,54 persen tahun 2024, tingkat pengganguran terbuka turun dari 1,82 tahun 2020 menjadi 1,6 persen tahun 2023,” sambung Amrullah.
Bupati dua periode itu menjelaskan, keberhasilan pembangunan tergambar melalui capaian-capaian indeks daya saing daerah yang meningkat dari 2,03 tahun 2021 menjadi 2,75 tahun 2023, hal ini karena di dorong dengan pembangunan infrastruktur dasar serta pembukaan konektivitas wilayah regional.
Disebutnya, dari 308,88 Km panjang jalan Konkep telah teraspal 95 Km, dan dari total panjang jalan lingkar Wawonii 109,981 Km telah teraspal 81,223 Km. Kemudian, jumlah jembatan sebanyak 123 unit dengan panjang 1.335,7 meter, jumlah yang sudah dibangun permanen sebanyak 56 unit dengan panjang 868,8 meter. Sedangkan Luas lahan irigasi seluas 1676,11 Ha, irigasi fungsional seluas 436 Ha.
Amrullah mengatakan, keberhasilan pembangunan yang mereka torehkan adalah keberhasilan seluruh komponen masyarakat, kolaborasi yang mesra antara legislatif dan eksekutif, serta dukungan dari seluruh stakeholder.
“Kita semua harus komitmen menjaga dan mewujudkan wawonii yang maju, wawonii yang sejahtera, wawonii yang memiliki daya saing dan mampu mensejajarkan dengan daerah-daerah lainya,” pungkasnya. (**)








Komentar