Harianpublik.id,Bombana – Kobaran api menghanguskan lahan seluas kurang lebih 5 hektare di Desa Watu-Watu, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Senin (31/8/2026) malam.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WITA dan dengan cepat menjalar di kawasan yang didominasi hutan akasia serta padang ilalang kering. Kondisi angin yang cukup kencang turut membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit.
Merespons kejadian tersebut, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Penanganan dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Bombana AKP Swis Ismail bersama Kapolsek Lantari Jaya, dengan melibatkan unsur Polri, TNI, BPBD, Damkar, serta bantuan dari PT Jhonlin.
AKP Swis Ismail mengatakan, seluruh unsur yang terlibat berupaya maksimal untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke kawasan lainnya.
“Kami bersama seluruh unsur yang terlibat terus melakukan pemadaman dan pengendalian api. Kondisi angin yang cukup kencang serta banyaknya daun akasia dan ilalang kering menjadi tantangan dalam proses pemadaman,” ujar AKP Swis Ismail.
Untuk mendukung proses pemadaman, tim mengerahkan 15 unit sepeda motor, satu unit Mobil WC Polri, dua unit mobil water tank (WT) PT Jhonlin, satu unit mobil BPBD, satu unit mobil Damkar, serta satu unit dozer PT Jhonlin.
Sebanyak 9 personel Polri, 5 personel BPBD, 5 personel Damkar, dan 15 personel PT Jhonlin dikerahkan untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menjalar lebih luas.
“Personel di lapangan juga melakukan penyisiran terhadap titik-titik yang terbakar untuk memastikan api benar-benar terkendali dan tidak kembali menyala,” tambahnya.
Petugas menghadapi sejumlah kendala dalam proses pemadaman, mulai dari angin kencang, tumpukan daun akasia kering yang cukup tebal, hingga padang ilalang yang menjadi bahan bakar mudah terbakar. Selain itu, titik api yang tersebar luas serta keterbatasan peralatan pemadaman turut memperlambat proses penanganan.
Meski demikian, kerja sama seluruh unsur di lapangan akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Pada pukul 22.30 WITA, api berhasil dipadamkan.
Setelah pemadaman, tim gabungan melakukan pengecekan dan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala serta mengantisipasi terjadinya kebakaran susulan. (**)
Reporter: Ismi Azizah











Komentar