Harianpublik.id,Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka (ASR) membeberkan keterbatasan fiskal daerah di hadapan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dan jajaran pengurus PAN se-Sultra.
ASR menegaskan, kondisi tersebut membuat pemerintah harus bekerja lebih efektif dan memastikan setiap anggaran dikelola secara bersih, transparan serta tepat sasaran.
Pernyataan itu disampaikan ASR saat menghadiri pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-Sultra di Hotel Claro Kendari, Selasa (6/10/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, Yusran Akbar resmi dilantik sebagai Ketua DPW PAN Sultra bersama jajaran pengurus periode 2024–2029.
Di hadapan Zulkifli Hasan yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, ASR menegaskan bahwa pemerintah tidak mungkin bekerja sendirian dalam menghadapi berbagai persoalan pembangunan.
“Pemerintah tidak akan bisa berjalan sendiri-sendiri. Perlu adanya kolaborasi, perlu ada kerja sama,” ujar ASR.
Ruang Fiskal Terbatas
ASR kemudian menggambarkan kondisi keuangan Pemprov Sultra. Dari kemampuan fiskal daerah yang disebut sekitar Rp4 triliun, lebih dari Rp3 triliun terserap untuk kebutuhan gaji dan tunjangan.
Kondisi itu membuat ruang pemerintah untuk membiayai pembangunan fisik menjadi sangat terbatas.
“Sehingga kemampuan saya untuk melakukan upaya-upaya dalam rangka pembangunan fisik itu hanya Rp327 miliar. Sangat kecil,” ungkapnya.
Karena itu, ASR menilai tata kelola pemerintahan menjadi faktor penting agar keterbatasan anggaran tidak menghambat manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Ia menegaskan pemerintah memilih menjalankan tata kelola yang bersih sehingga anggaran dapat dikelola secara transparan, akuntabel dan tepat sasaran.
“Kita memilih tata kelola pemerintahan yang bersih, agar dana itu transparan, akuntabel dan tepat sasaran. Sehingga kekayaan yang kita miliki saat ini bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara,” katanya.
Zulhas Minta PAN Dukung Pemerintahan ASR
Di forum yang sama, Zulkifli Hasan meminta seluruh kader PAN Sultra memberikan dukungan terhadap pemerintah daerah dan menyukseskan program-program pembangunan.
Pesan tersebut disampaikan Zulhas saat pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-Sultra. Ia meminta dukungan PAN diarahkan untuk memastikan program pemerintah dapat berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Tolong bantu dan didukung Gubernur. Saya tidak mau ada kader yang mengkritik Gubernur. Tidak boleh,” tegas Zulhas.
Zulhas juga menekankan pentingnya pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Di antaranya peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan, pengelolaan sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat, serta pengembangan pusat-pusat ekonomi di daerah.
Momentum pelantikan tersebut sekaligus menjadi konsolidasi kepengurusan PAN di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Sultra. Dengan kepengurusan baru, PAN didorong memperkuat peran politiknya dalam mendukung agenda pembangunan daerah. (**)













Komentar