Harianpublik.id,Kendari – Warga BTN Unhalu, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, dibuat waspada setelah sebuah pohon terbakar di dekat permukiman warga pada Minggu (6/9/2026) dini hari. Titik api dan bara yang masih menyala dilaporkan berpotensi merembet ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi.
Laporan kebakaran tersebut diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari melalui WhatsApp pada pukul 01.13 WITA. Laporan disampaikan oleh warga bernama Trisil.
Merespons laporan tersebut, tim Damkar Kendari dari Pos Poasia langsung bergerak satu menit kemudian, tepatnya pukul 01.14 WITA. Petugas tiba di lokasi pada pukul 01.19 WITA dan segera melakukan proses pemadaman.
Petugas mendapati titik api serta bara yang masih menyala pada pohon di sekitar kawasan permukiman. Kondisi tersebut langsung ditangani agar api tidak meluas dan membahayakan rumah warga.
Setelah berjibaku melakukan pemadaman, tim Damkar Pos Poasia berhasil memastikan api padam pada pukul 01.40 WITA.
Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun laporan adanya warga yang mengalami luka-luka.
Hingga proses pemadaman selesai, penyebab kebakaran pohon tersebut belum diketahui.
Damkarmat Kendari mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di sekitar permukiman. Kelalaian atau tindakan pihak yang tidak bertanggung jawab dapat memicu kebakaran dan berpotensi merembet ke bangunan warga.
Selain itu, koordinasi antara petugas pemadam kebakaran, kepolisian, dan masyarakat dinilai penting untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat serupa.
Penanganan kejadian tersebut dipimpin jajaran Damkarmat Kota Kendari, yakni Kadis Damkarmat Drs. Ahriawandy Effendy, Kabid Pemadaman Amir Yusuf, S.Sos., M.Sos., Danpos Poasia Muh Ahmad Nur Qubaiz, S.H., serta Danru Abdul Fathir.
Dengan respons cepat petugas, kebakaran pohon di kawasan BTN Unhalu akhirnya berhasil ditangani sebelum menimbulkan dampak lebih besar terhadap lingkungan permukiman warga. (**)













Komentar