Diduga Jadi Korban Perkosaan, Jenazah Siswi SMA yang Tewas Gantung Diri di Muna Diotopsi

Harianpublik.id,Muna – Setelah kurang lebih 20 hari dimakamkan, jenazah siswi SMA inisial P (17) asal Desa Masalili, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna yang ditemukan tewas gantung diri di dalam kamarnya kini digali kembali untuk dilakukan otopsi.

Kapolres Muna AKBP Mulkaifin melalui Kasat Reskrim Polres Muna AKP Asrun membenarkan bahwa pada Minggu (26/11/2023), kubur korban kembali dibongkar untuk kepentingan dilakukan otopsi.

“Otopsi dilakukan dari jam 8 pagi sampai 10.30 WITA,” ujarnya.

Lanjut Kata AKP Asrun, otopsi terhadap jenazah korban dilakukan untuk mencari alat bukti terkait dengan adanya laporan yang telah diterima.

“Ada laporan yang masuk soal informasi adanya pemerkosaan dan cabul. Sehingga jenazah korban diotopsi untuk mencari alat bukti,” katanya.

“Terduga terlapornya ada dua orang dan untuk hasil otopsi saat ini kami masih melakukan upaya penyidikan,” sambung AKP Asrun.

Sebelumnya diberitakan, siswi SMA inisial P ditemukan sudah tak bernyawa dalam posisi gantung diri di kamarnya pada 6 November 2023 lalu.

Sebelum mengakhiri hidupnya secara tragis, korban sempat mengirim pesan terakhir kepada teman-temannya melalui pesan grup di WhatsApp. (**)

Penulis: Rixan Ardian

Komentar