Harianpublik.id,Muna – Pengelola Permandian Topa, Desa Labone Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diterpa isu tak sedap. Mulai dari biaya karcis masuk untuk kendaraan roda dua dan roda empat sampai dengan sikap dan cara para pengelola saat menagih biaya masuk di permandian itu.
Ditemui oleh Harianpublik.id, pada Jumat (28/4/2023), Sengki Rachman Ketua Bumdes menepis soal isu tak sedap tersebut.
“Memang tiap kendaraan baik motor maupun mobil dikenai biaya masuk. Misalnya untuk motor dikenai biaya masuk sebesar 10 ribu. Biaya tersebut untuk pemasukan di desa,” ujarnya.
“Dan petugas yang membersihkan merawat permandian ini dibayarkan dari uang dari hasil pendapatan ini,” sambung Sengki.
Selain itu, kata dia, petugas pengelola Permandian Topa selalu mengedepankan sikap santun dan ramah.
“Tak bisa dipungkiri jika kami pengelola yang bertugas disini kerap menjumpai berbagai macam karakter dari pengunjung, namun kami tetap selalu berbuat yang terbaik demi kenyamanan para pengunjung,” tegasnya.
“Tak hanya itu saja, kendaraan yang parkir di dalam dijamin keamanannya. Alhamdulillah sejak saya disini belum pernah ada kehilangan kendaraan milik pengunjung,” tutup Sengki. (**)
Penulis: Rixan Ardian







Komentar