Harianpublik.id,Bombana – Sebanyak empat pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana dinyatakan lolos seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak dalam proses Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Tahun 2026.
Hasil tersebut diumumkan secara resmi oleh Panitia Seleksi melalui Pengumuman Nomor 12/Pansel-JPTP-Sekda/IV/2026 tertanggal 8 April 2026, sebagai bagian dari tahapan penting dalam menjaring kandidat yang memenuhi standar kompetensi dan integritas untuk menduduki jabatan strategis tersebut.
Adapun empat pejabat yang dinyatakan memenuhi syarat yakni Drs. Hasdin Ratta, M.Si selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bombana, Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K. selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Darwin, SE selaku Kepala Badan Keuangan Daerah, serta Sadli Siradjuddin, S.Kom., M.A.P. selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana.
Panitia Seleksi menjelaskan bahwa proses verifikasi administrasi dan penelusuran rekam jejak dilakukan secara cermat, objektif, serta mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penelusuran rekam jejak menjadi indikator penting untuk menilai integritas, kompetensi, serta konsistensi kinerja para kandidat.
Selain aspek administrasi, proses seleksi ini juga menitikberatkan pada kapasitas kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta rekam jejak dalam pengambilan kebijakan. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa kandidat yang terpilih nantinya mampu menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks dan dinamis.
Selanjutnya, keempat peserta akan mengikuti tahapan uji kompetensi (assessment) yang dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 15 April 2026. Setelah itu, tahapan uji gagasan, presentasi, dan wawancara akan dilaksanakan pada 17 April 2026 di Kendari, yang akan menjadi penentu dalam melihat visi, strategi, serta inovasi yang ditawarkan masing-masing kandidat.
Pemerintah Kabupaten Bombana menilai jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran yang sangat vital sebagai motor penggerak birokrasi, pengendali jalannya administrasi pemerintahan, serta penghubung antara kebijakan kepala daerah dengan implementasi di lapangan.
Melalui seleksi terbuka ini, Pemkab Bombana berharap dapat menghadirkan figur Sekda yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga adaptif, inovatif, serta mampu mendorong percepatan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Panitia Seleksi juga menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas selama seluruh tahapan berlangsung. Masyarakat diharapkan dapat turut mengawal proses ini sebagai bentuk partisipasi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berdaya saing.
Dengan proses seleksi yang ketat dan terbuka, diharapkan Sekda terpilih nantinya mampu membawa perubahan positif serta memperkuat kinerja pemerintahan dalam memberikan pelayanan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Kabupaten Bombana. (**)
Reporter: Ismi Azizah













Komentar