HarianPublik.id,Muna – Wilayah Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) diguncang gempabumi tektonik, pada Hari Sabtu, 31 Agustus 2024, pukul 02:06:57 WITA.
Berdasarkan analisis BMKG menunjukkan informasi gempabumi ini berkekuatan M=2.7.
Hal itu seperti yang disampaikan Kepala Stasiun Geofisika Kota Kendari, Rudin S.T kepada Harianpublik.id, pada Sabtu (31/8/2024).
“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4.90 LS, 122.69 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 5.0 km, BaratDaya Duruka, Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 5 km,” jelas Rudin.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Buton A di BaratDaya Duruka, Muna,” sambungnya.
Kata Rudin, guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan getaran nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Namun Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami dan Hingga pukul 07.30 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempabumi susulan,” terangnya.
Rudin menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” pungkas Rudin. (**)
Penulis: Rixan Ardian







Komentar