Harianpublik.id,Kendari – Sebuah toko minimarket Indomaret di Jalan Kapten Piere Tendean 03, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengalami kebakaran pada Minggu (24/5/2026). Insiden yang diduga dipicu korsleting listrik itu menyebabkan kerusakan pada bagian atap dan plafon bangunan dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta.
Berdasarkan laporan situasi kejadian dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari, laporan kebakaran diterima pukul 09.07 Wita. Hanya berselang empat menit, satu unit armada dari Pos Boulevard tiba di lokasi kejadian pada pukul 09.11 Wita dan langsung melakukan proses pemadaman.
Api diketahui pertama kali muncul dari bagian atap depan toko. Menurut keterangan warga dan pelapor, kobaran api dengan cepat menjalar ke bagian plafon serta sisi bangunan lainnya.
“Awalnya terlihat titik api cukup besar dari atap bagian depan toko, lalu menjalar ke plafon dan sisi bangunan lain,” demikian keterangan dalam laporan Damkar.
Petugas Damkar Kota Kendari yang tiba di lokasi mendapati api telah membesar dan segera melakukan pemadaman secara intensif agar kobaran tidak meluas ke area sekitar. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan pada atap bagian depan berbahan PVC beserta sejumlah aksesoris bangunan. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Dalam penanganan kejadian ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari mengerahkan satu unit armada yakni Unit 014 Pos Boulevard dengan jarak tempuh sekitar 3 kilometer dari pos menuju lokasi kejadian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari, Ahriawandy Effendy, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat instalasi listrik yang bermasalah.
Damkar juga merekomendasikan masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha, serta memperkuat koordinasi antara pihak Damkar, PLN, kepolisian, dan warga dalam penanganan situasi darurat kebakaran. (**)













Komentar