Harianpublik.id,Muna – Adanya jurusan baru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kelautan dan Perikanan Raha yakni Jurusan Pertambangan, tentunya menjadi nilai tambah untuk menarik minat peserta didik mendaftar di sekolah tersebut.
Hanya saja memasuki tahun ajaran baru 2023, pada penerimaan siswa baru yang dibuka oleh SMK Kelautan dan Perikanan, tak ada satupun calon peserta didik yang mendaftar di jurusan pertambangan itu.
Bukan tanpa alasan, tak ada peserta didik yang ingin menempuh pendidikan di jenjang tingkat SMK selama 4 tahun.
Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Kelautan dan Perikanan Raha, La Halisi membenarkan bahwa di sekolah yang ia pimpin telah ada jurusan baru yakni Jurusan Pertambangan.
“Iya benar ada jurusan baru di sekolah ini. Jurusan Pertambangan. Tapi belum punya peminat,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, pada Kamis (20/7/2023).
Halisi juga menyebutkan, pada saat membuka pendaftaran terkait jurusan baru itu terlebih dahulu menanyakan ke para calon peserta didik, apakah mereka bersedia sekolah selama 4 tahun. Sebab ketentuan jurusan itu harus 4 tahun baru tamat. Sementara jurusan yang lainnya hanya 3 tahun.
“Jadi memang tidak ada yang mendaftar di jurusan baru itu karena tidak ada yang mau sekolah selama 4 tahun. Karena kelamaan menurut mereka,” jelasnya.
“Soal lamanya 4 tahun itu sudah menjadi keputusan lansung dari pusat. Bukan kita yang tentukan,” pungkas Kepsek. (**)
Penulis: Rixan Ardian













Komentar