Harianpublik.id,Kendari – Kebakaran lahan terjadi di kawasan BTN Grand Mangkubumi Residence Blok C, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (14/8/2026) malam.
Kobaran api yang berada di sekitar kawasan permukiman warga tersebut dilaporkan berpotensi mengancam lingkungan dan rumah-rumah di sekitarnya. Laporan diterima petugas pada pukul 18.37 Wita dari Ketua RT 27 RW 06 Kelurahan Watulondo, Syahrul Samsudin.
Mendapat laporan tersebut, tim pemadam kebakaran langsung bergerak. Unit 013 berangkat dari Mako pada pukul 18.42 Wita dan tiba di lokasi sekitar pukul 19.14 Wita, dengan jarak tempuh sekitar 6,3 kilometer.
Setibanya di lokasi, api utama telah berhasil dipadamkan berkat bantuan masyarakat setempat. Namun, petugas masih menemukan sejumlah titik bara yang berpotensi kembali memicu kebakaran.
Tim TRC Pemadam Kebakaran yang dipimpin Danru Rachmat kemudian melakukan proses pendinginan atau overhaul di area terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh bara api benar-benar padam sekaligus mencegah terjadinya penyalaan kembali.
Proses penanganan dan pendinginan rampung pada pukul 19.40 Wita. Setelah lokasi dinyatakan aman, personel kembali ke Mako untuk melanjutkan kegiatan kesiapsiagaan.
Dalam penanganan tersebut, petugas melakukan sejumlah langkah, mulai dari persiapan peralatan, menuju lokasi, peninjauan titik kebakaran, proses pendinginan, hingga dokumentasi.
Penanganan didukung satu unit kendaraan pemadam, yakni Unit 013, serta peralatan pendukung berupa senter. Tidak terdapat kendala dalam proses pemadaman.
Petugas mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar lahan kosong atau semak belukar, agar meningkatkan kewaspadaan. Kondisi lahan yang mudah terbakar dapat mempercepat penyebaran api dan membahayakan kawasan permukiman apabila tidak segera ditangani. (**)










Komentar