Harianpublik.id,Bombana – Politeknik Bombana mencatat sejarah baru dengan menggelar wisuda perdana yang diikuti lebih dari 100 mahasiswa dari empat program studi, yakni Teknologi Pembenihan Ikan, Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung, Teknologi Rekayasa Kimia Industri, dan Akuntansi Sektor Publik, pada Rabu, 9 September 2026.
Prosesi wisuda tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., yang menyampaikan pesan kepada para lulusan agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat diterapkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Salah satunya melalui Program Studi Teknologi Pembenihan Ikan. Wakil Bupati mendorong para lulusan agar mampu melihat potensi besar yang dimiliki Bombana, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.
“Sebagai daerah yang memiliki wilayah pesisir dan dikelilingi kawasan perairan, Bombana memiliki potensi perikanan yang dapat terus dikembangkan. Karena itu, keberadaan lulusan yang memiliki keahlian di bidang pembenihan ikan diharapkan mampu mendukung peningkatan produksi perikanan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat,” ujar Wakil Bupati Bombana.
Selain menyampaikan pesan kepada para lulusan, Wakil Bupati juga memberikan apresiasi kepada Direktur Politeknik Bombana, Akbar Tanjung, S.E., M.M., beserta seluruh jajaran dosen dan civitas akademika yang telah berperan dalam mengembangkan pendidikan vokasi di Kabupaten Bombana.
Menurutnya, pelaksanaan wisuda perdana menjadi bukti bahwa Politeknik Bombana telah mampu menjalankan perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia daerah yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pembangunan.
“Ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama. Saya menyampaikan apresiasi kepada Direktur, para dosen dan seluruh civitas akademika Politeknik Bombana yang telah mendidik dan membimbing mahasiswa hingga dapat menyelesaikan pendidikannya. Mudah-mudahan ke depan Politeknik Bombana semakin maju dan mampu melahirkan lulusan-lulusan yang berkualitas,” tuturnya.
Pesan tersebut menjadi semakin relevan karena lulusan vokasi tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan secara teori, tetapi juga keterampilan yang dapat langsung diterapkan di lapangan.
Sementara itu, bagi salah seorang mahasiswa, menjadi bagian dari wisuda perdana Politeknik Bombana merupakan kebanggaan tersendiri.
“Bangga menjadi bagian dari wisuda perdana ini. Ini membuktikan bahwa Politeknik Bombana tidak perlu diragukan lagi oleh masyarakat karena kami telah resmi menjadi sarjana terapan. Kami berharap kampus ini terus berkembang dan semakin banyak menghasilkan lulusan yang bisa memberikan kontribusi untuk daerah,” ujar Yuki Wahyudi.
Menurutnya, keberadaan Politeknik Bombana memberikan kesempatan bagi anak-anak daerah untuk memperoleh pendidikan vokasi dan mengembangkan keahlian sesuai dengan potensi yang ada di daerah sendiri.
Wisuda perdana tersebut pun menjadi awal perjalanan baru bagi lebih dari 100 lulusan. Bekal pendidikan yang mereka miliki diharapkan tidak berhenti pada gelar akademik, tetapi dapat diwujudkan melalui karya dan kontribusi nyata untuk masyarakat serta kemajuan Kabupaten Bombana. (**)
Penulis: Ismi Azizah













Komentar