Harianpublik.id,Kendari – Kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan masih marak terjadi di Indonesia. Olehnya itu, kasus tersebut terus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah. Mirisnya lagi, pelaku kekerasan masih sering dilakukan oleh orang terdekat bagi korban.
Untuk itu, Ketua komisi VIII DPR RI, H. Ashabul Kahfi menekankan dan minta orang tua agar lebih waspada serta meningkatkan preventif terhadap anak.
“Yang namanya kekerasan seksual seperti gunung es setelah kita lihat di permukaan kecil ternyata yang tenggelam lebih banyak. Makanya, saya menghimbau orang tua untuk memberikan perhatian dan pengawasan anak-anak mereka,” ucap Ashabul Kahfi saat ditemui awak media usai memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Kendari, pada Sabtu (18/2/2023) kemarin.
Dia pun menyayangkan, kasus kekerasan seksual banyak juga terjadi pada lembaga pendidikan. Dimana notabenenya sebagai wadah pembentukan karakter anak sebagai generasi estafet bangsa.
“Banyak penyebabnya, pertama faktor pendidikan dan yang kedua faktor ekonomi serta faktor faktor lainnya,” kata Anggota DPR RI itu.
Oleh karena itu, Ashabul menekankan pentingnya preventif seperti pemberian edukasi, pencegahan dan peran serta orang tua memberikan pengawasan.
“Contoh kalau di tingkat sekolah atau kampus, jangan biarkan mahasiswa berkonsultasi dengan dosennya di tempat tertutup. Kemudian jangan biarkan siswa-siswa berkonsultasi dengan pimpinannya di tempat tertutup,” tukasnya. (**)
Penulis: Muamar







Komentar