Harianpublik.id,Kendari – Hj. Gunartin terus menunjukkan perhatiannya terhadap perkembangan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kota Kendari. Salah satunya lewat sayembara aspirasi UMKM Kendari dengan memberikan total hadiah sebesar Rp100 juta.
Hadiah itu telah diserahkan secara langsung Hj. Gunartin kepada para UMKM di Kendari yang memenangkan sayembara itu. Hadiah diantarkan langsung oleh tim Barisan Kerja H. Gunartin dan Relawan (Brigade) Kota Kendari kepada pemenang yang berutung, pada Jumat (3/3/2023).
Hadiah pemenang berupa pulsa Rp50 ribu untuk 50 pengirim pertama, 5 unit smart phone, 5 unit kulkas, 5 unit mesin cuci, 5 unit kompor gas dan hadiah hiburan lainnya. Sementara itu, hadiah utamanya adalah 1 unit sepeda motor, 1 unit iphone 13 pro max, dan 1 unit iphone 11 pro max. Dari data panitia, ribuan peserta ikut berpartisipasi dalam sayembara itu.
Pasalnya, sayembara aspirasi UMKM Kendari yang digelar Hj. Gunartin sejak 9 hingga 23 Februari 2023 lalu. Dimana foto UMKM wajib diupload di akun facebook (fb) peserta dan men-tag akun Hj. Gunartin, SE dengan menuliskan ide dan gagasan pada caption foto mengenai pengembangan UMKM di Kendari, menggunakan hastag #kendarikuat dan #kotaseribujasa serta men-tag 5 teman untuk ikut berpartisipasi di dalamnya.
Gunartin menjelaskan, sistem penilaian dilakukan secara objektif oleh tim penilai sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Pemenang merupakan peserta yang memiliki foto dan tulisan yang terbaik tentang aspirasinya.
“Kemarin banyak yang take saya, katanya kenapa ini sudah bagus kita punya postingan tapi tidak dapat hadiah, jangan-janagn cuma keluarga atau timnya ibu. Tapi saya sampaikan penilaian itu memang dilakukan secara objektif oleh panitia khusus,” ucap Founder Tanah Abang Pakaian Keluarga Kota Kendari itu.
Mantan anggota DPRD Kota Kendari 2014-2019 tersebut berharap sayembara tersebut bisa membangkitkan semangat para pelaku UMKM di Kendari agar semakin berkembang.
Sementara itu, Ketua Brigade Kota Kendari Irwanto menambahkan, penilaian dilakukan berdasarkan aspirasi tentang UMKM dalam karya tulisnya. Dia menegaskan bahwa penilaian bukan melihat postingan foto karena bukan lomba foto terbaik.
“Jadi sebenernya tujuannya itu supaya bagaimana UMKM itu bisa berkembang khususnya di Kota Kendari. Kita tidak menilai dia menulis panjang atau menceritakan kisah, tetapi bagaimana UMKM ini bisa berkembang,” pungkas Irwanto. (**)
Penulis: Manto













Komentar