Harianpublik.id,Kendari – Kebakaran yang diduga bermula dari sebuah mobil kembali menggemparkan warga BTN Puri Magaha, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Rabu (20/5/2026) pagi.
Insiden tersebut menghanguskan satu unit mobil roda empat jenis Agya dan lima unit sepeda motor, serta menyebabkan bagian plafon dan atap rumah milik Asmar mengalami kerusakan ringan.
Peristiwa itu pertama kali dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Kendari sekitar pukul 09.00 WITA. Tak lama setelah menerima laporan, tim Damkar langsung mengerahkan dua unit armada dari Mako dan Pos Boulevard menuju lokasi kejadian.
Unit dari Pos Boulevard tiba lebih dahulu di lokasi pada pukul 09.09 WITA, disusul armada dari Mako pada pukul 09.14 WITA.
Berdasarkan keterangan penghuni rumah, api pertama kali terlihat muncul dari kendaraan roda empat yang terparkir di halaman rumah. Kobaran api kemudian membesar dan menjalar ke bagian plafon rumah.
“Sempat dilaporkan api sudah padam, namun beberapa menit kemudian muncul kembali titik api cukup besar dari mobil yang terbakar sehingga merambat ke atap rumah dan membakar lima unit motor,” ujar salah seorang petugas di lokasi.
Saat petugas tiba, api diketahui telah menjalar ke sisi bangunan dan atap rumah. Tim Damkar kemudian melakukan pemadaman secara intensif agar api tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 10.25 WITA dan seluruh armada kembali ke markas pada pukul 10.39 WITA.
Dalam kejadian tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
Rincian kerugian meliputi, satu unit rumah mengalami kerusakan ringan, satu unit mobil Agya terbakar dan lima unit sepeda motor ikut hangus dilalap api
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari, Drs. Ahriawandy Effendy, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, termasuk rutin memeriksa instalasi listrik dan kondisi kendaraan di rumah.
Damkar Kota Kendari juga mendorong peningkatan koordinasi antara masyarakat, PLN, kepolisian, dan instansi terkait guna meminimalisir risiko kebakaran di lingkungan permukiman. (**)








Komentar