Pemkot Kendari Optimis Dapat DAK Tematik Penguatan Destinasi Pariwisata Prioritas Wisata Bahari Todonggeu

Harianpublik.id,Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari optimis memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Penguatan Destinasi Pariwisata Prioritas Wisata Bahari Todonggeu di Kecamatan Nambo.

Kepala Bappeda Kota Kendari, Cornelius Padang mengungkapkan, Kawasan Destinasi Wisata Bahari Tondonggeu merupakan salah satu penunjang Kawasan Strategis Kepariwisataan Nasional (KSPN) Wakatobi.

Atas dasar itulah, pemerintah pusat melalui Bappenas memberikan lampu hijau terkait pengembangan kawasan dengan menyiapkan Dana Alokasi Khusu (DAK) Integrasi Tematik penguatan destinasi pariwisata prioritas Kota Kendari.

“Kita sudah memaparkan tentang DAK integrasi tematik penguatan destinasi pariwisata prioritas Kota Kendari. Bappenas menyambut baik rencana ini. Mudah-mudahan segera kita realisasikan pada 2024 mendatang,” ucap Cornelius Padang.

Cornelius menyebut bahwa segala dokumen perencanaan terkait pembangunan wisata kawasan Tondonggeu sudah lengkap seperti Perda tentang rencana induk kepariwisataan, kemudian SK Wali Kota tentang penetapan TWT Tondonggeu, master plan destinasi wisata bahari Tondonggeu dan DEW kawasan wisata Bahari Tondonggeu.

Lebih lanjut, mantan Kadis Perumahan itu menambahkan, karena pembangunan destinasi wisata bahari Tondonggeu bagian dari DAK tematik, implementasinya bukan hanya kepariwisataan. Tapi juga akan ditunjang dengan sektor-sektor lain misalnya jalan menuju lokasi akan diperbaiki, lemudian pembangunan sarana IKM, pembangunan pasar dan tempat pengelolaan sampah.

“Kami harap kehadiran kawasan destinasi wisata bahari Tondonggeu bisa mendukung keberadaan KSPN Wakatobi dan yang paling penting bisa mendukung peningkatan ekonomi daerah dan masyarakat setempat,” harap Cornelius Padang.

Diketahui, Pemkot Kendari mengusul Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Penguatan Destinasi Pariwisata Prioritas Wisata Bahari Todonggeu kurang lebih Rp50 miliar. Destinasi ini diharap jadi magnet pariwisata di Kota Kendari bahkan Sulawesi Tenggara. (**)

Komentar