Peringati Hari Jadi ke-26, Desa Liangkabori Gelar Festival Kaghati Kolope

Harianpublik.id,Muna – Punya peninggalan sejarah, Desa Liangkabori, Kecamatan Lohia telah membuat nama Kabupaten Muna dikenal hingga di mancanegara.

Pasalnya, Goa Liangkabori dan Goa Metanduno serta Kaghati Kolope merupakan aset sejarah yang tersimpan rapi di Desa Liangkabori.

Dalam memperingati hari jadinya yang ke-26, Pemerintah Desa Liangkabori menggelar Festival Kaghati Kolope, dengan mengusung tema “lestarikan budaya leluhur”, pada Selasa (11/7/2023).

Ketua Panitia Festival Kaghati Kolope mengatakan, kegiatan ini untuk melestarikan budaya layang-layang Kaghati Kolope yang dimulai oleh para leluhur sejak 4000 tahun yang lalu.

Selain itu guna meningkatkan pengembangan wisata Gua Purba yang ada di Desa Liangkabori dan mengangkat potensi ekonomi lokal di desa tersebut.

“Melalui kegiatan ini masyarakat desa mampir memelihara kelestarian lingkungan alam Gua Liangkabori,” ujarnya.

“Lestarinya lingkungan Gua Liangkabori yang diharapkan menjadi kawasan geopark nasional,” sambung dia.

Sementara itu, Kepala Desa Liangkabori Farlin menyampaikan rasa terimakasihnya terhadap semua pihak atas terselenggaranya kegiatan festival ini.

“Semoga melalui kegiatan ini bisa memberi kita inspirasi,” ucapnya.

Tak sampai disitu saja, usia desanya yang telah memasuki usia 26 tahun, Farlin berharap agar apa yang menjadi keinginan masyarakat bisa terwujudkan.

“Masyarakat Desa Liangkabori menginginkan jalanan, terkhusus akses ke tempat sejarah ini agar bisa segera menjadi bagus. Serta agar nantinya di desa ini juga jaringan telekomunikasi bisa merata,” pungkasnya. (**)

Penulis: Rixan Ardian

Komentar