Baubau— Proses relokasi pedagang Pasar Buah di Kota Baubau menuai sorotan. Sejumlah pedagang mengeluhkan belum terealisasinya berbagai janji pemerintah daerah, mulai dari penyediaan fasilitas dasar hingga bantuan pembangunan lapak di lokasi baru.
Para pedagang menegaskan bahwa mereka tidak menolak program pembangunan dan penataan kota. Namun, mereka meminta agar kebijakan relokasi dilakukan secara adil, transparan, serta tidak mengorbankan keberlangsungan usaha kecil yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.
Salah satu pedagang, RN, menyampaikan bahwa para pedagang telah berkontribusi terhadap daerah selama kurang lebih dua dekade melalui pembayaran pajak, retribusi, dan iuran kebersihan.
“Kami mendukung pembangunan. Tapi kami juga punya hak. Jika harus direlokasi, berikan kami tempat yang layak dan strategis agar kami tetap bisa mencari nafkah untuk keluarga,” ujar RN, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, dalam sejumlah pertemuan sebelumnya, pemerintah telah menyampaikan rencana bantuan, termasuk proses pemindahan barang dagangan serta penyediaan fasilitas penunjang seperti penerangan dan toilet di lokasi relokasi. Namun hingga kini, janji tersebut belum terealisasi secara nyata di lapangan.
Kondisi ini diperparah dengan fakta bahwa lokasi relokasi di kawasan Jembatan Batu belum sepenuhnya siap. Pedagang mengaku harus membangun lapak secara mandiri karena fasilitas yang tersedia bukan sepenuhnya disediakan oleh pemerintah.
“Semua biaya masih kami tanggung sendiri. Sementara bantuan yang dijanjikan belum ada kejelasan sampai sekarang,” lanjut RN.
Selain itu, pedagang juga menyoroti minimnya fasilitas dasar, terutama penerangan jalan, yang dinilai sangat penting untuk mendukung aktivitas perdagangan, khususnya pada waktu subuh dan malam hari.
Keterbatasan modal menjadi persoalan lain yang dihadapi pedagang dalam proses relokasi. Sejumlah pedagang mengaku belum mampu menyiapkan biaya tambahan untuk membangun lapak baru, sehingga meminta pemerintah memberikan tenggat waktu tambahan sebelum relokasi diberlakukan sepenuhnya.
“Kami tidak meminta lebih. Kami hanya ingin bekerja dengan layak. Kami berharap pemerintah benar-benar mendengar suara kami dan memberikan solusi yang adil,” tegasnya.
Para pedagang berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memastikan proses relokasi berjalan sesuai komitmen awal, tanpa merugikan masyarakat kecil yang telah lama menjadi bagian dari roda ekonomi lokal di Kota Baubau.













Komentar