Harianpublik.id,Kendari – Warga Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu mengeluhkan jalan menuju SMAN 10 Kendari rusak dan belum teraspal. Akibatnya, warga, siswa maupun guru yang melintas harus berhati-hati karena kondisi jalan yang berbatu. Bahkan, sudah banyak pengendara yang terjatuh saat melewati jalan tersebut.
Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sudah menjawab keluhan warga masyarakat terkait akses jalan menuju sekolah yang rusak. Dimana jalan tersebut merupakan akses pendidikan menuju SMAN 10 Kendari.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari, Hj Erlis Sadya Kencana mengatakan, pihaknya siap menindaklanjuti setiap keluhan warga, apalagi memang masih ada sejumlah ruas jalan yang butuh perhatian. Termasuk akses jalan menuju SMAN 10 Kendari.
“Teman-teman (PUPR) sebenarnya sudah mendeteksi, sudah menginvestigasi beberapa ruas jalan yang harus segera diperbaiki. Insya Allah segera kami tindak lanjuti, karena kan kami masih dalam keterbatasan dana,” tukasnya, pada Kamis (9/2/2023).
Hal senada diungkapkan Kabid Bina Marga PUPR Kota Kendari, Abdul Malik. Ia menuturkan bahwa jalan tersebut telah disurvei oleh Dinas PUPR Kota Kendari dan menjadi prioritas mengingat jalan tersebut merupakan akses menuju sekolah.
“Teman-teman sudah survei termasuk kondisi jalannya, tetapi karena APBD 2023 sudah ditetapkan, berarti kita nanti usahkan di 2024. Itu prioritas Insya Allah, apalagi sudah ada aduan masyarakat dan merupakan akses menuju dunia pendidikan,” ungkap Malik.
Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa meskipun belum bisa tercover dianggaran 2023, pihaknya bakal mengupayakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang sumber penganggarannya dari pusat.
“Yang jelas kalau beginian apabila ada masyarakat mengadu memang kami langsung survei dulu, kami pikirkan anggarannya. Apakah didorong di APBD atau mungkin kami bisa mintakan di DAK.
Kita akan coba mudah-mudahan bisa didana DAK juga,” tutup Malik. (**)







Komentar