Harianpublik.id,Konawe Utara – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap sebuah kapal yang mengalami mati mesin di sekitar perairan Desa Kokapi, Kabupaten Konawe Utara, berakhir dengan kabar menggembirakan. Tiga penumpang kapal berhasil tiba dengan selamat di Pantai Batugong setelah sempat terombang-ambing di laut akibat kerusakan mesin.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan informasi mengenai keselamatan seluruh korban diterima Tim Rescue pada Jumat (10/7/2026) pukul 23.17 Wita.
“Laporan dari pelapor menyebutkan ketiga korban telah berhasil mencapai Pantai Batugong dalam keadaan selamat. Sebelumnya, mesin kapal sempat diperbaiki sehingga kapal dapat melaju perlahan menuju Batugong,” ungkap Amiruddin dalam keterangan resminya.
Selanjutnya, pada pukul 23.30 Wita, Basarnas Kendari meminta bantuan potensi SAR yang berada di Batugong untuk memastikan kondisi para korban. Langkah tersebut dilakukan karena Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas tidak dapat merapat ke pantai akibat kondisi cuaca dan keterbatasan akses di lokasi.
Dengan dipastikannya seluruh penumpang kapal selamat, Operasi SAR terhadap kecelakaan kapal yang mengalami mati mesin di perairan Desa Kokapi resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
Adapun ketiga korban yang berhasil selamat masing-masing:
Iwan (39)
Eka (23)
Resky (29)
Ketiganya merupakan warga Desa Watunggarandu, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe.
Berdasarkan kronologi, kapal yang membawa tiga orang tersebut berangkat dari Boenaga menuju Batugong pada siang hari, Jumat (10/7/2026). Namun, dalam perjalanan mesin kapal tiba-tiba mengalami kerusakan di sekitar perairan Desa Kokapi sehingga membutuhkan bantuan SAR.
Operasi pencarian dan pertolongan melibatkan berbagai unsur, di antaranya SMC dan staf KPP Basarnas Kendari, Rescuer KPP Kendari, Pos SAR Konawe Utara, ABK KN SAR Pacitan, Polsek Lalonggasumeeto, serta unsur potensi SAR.
Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan sejumlah peralatan, meliputi kendaraan rescue, RIB, peralatan medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.
Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca saat operasi berlangsung terpantau cerah dengan kecepatan angin sekitar 12,5 km/jam dari arah timur laut dan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter.
Operasi SAR ditutup setelah seluruh korban dipastikan kembali dengan selamat, sehingga tidak diperlukan lagi tindakan pencarian lanjutan. (**)










Komentar