Harianpublik.id,Kendari – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari kembali mencatat peningkatan kasus (Immunodeficiency Virus (HIV) Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Kendari bertambah sebanyak 19 kasus selama Juli hingga Agustus 2022.
Kepala Bidang P2P Ellfi mengungkapkan, sebelumnya berdasarkan data Juli 2022 ada sebanyak 152 kasus. Lalu pada Agustus terjadi kenaikan menjadi 171 kasus, dimana bertambah 19 kasus baru. Rinciannya 18 orang laki-laki dan 1 perempuan dan kelompok usia yang paling banyak terpapar yaitu usia produktif di atas 18 tahun sampai 50 tahun.
“Untuk kasus HIV/AIDS itu dari Januari hingga Agustus tahun 2022 tercatat ada 171 kasus,” jelasanya.
Lanjut Ellfi, peningkatan jumlah kasus HIV/AIDS tersebut tidak terlepas dari terbukanya tempat hiburan malam (THM) sehingga hal ini yang menyebabkan aktivitas seks menyimpang atau seks bebas diperbolehkan.
“Untuk langkah mengantisipasi kami Dinkes Kota Kendari rutin melakukan screening, pendeteksian dini baik secara mobile atau pun bagi pekerja yang memiliki gejala atau indikasi, dengan kesadaran diri datang ke layanan kesehatan,” katanya.
Dia menambahkan, selain itu ada beberapa hal yang bisa terjadinya penularan HIV/AIDS diantaranya tidak berperilaku hidup sehat, jarum suntik dan hubungan seksual. (**)
Penulis: Arwan








Komentar