Harianpublik.id,Kendari – Sebanyak 21.434 Keluarga Pemerima Manfaat (KPM) di Kota Kendari menerima bantuan yang dikemas dalam program Cadangan Pangan Pemerintah atau CPP. Bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan mereka.
Pasalnya, setiap KPM berhak menerima 10 kilogram beras selama tiga bulan berturut-turut yang dimulai sejak Maret. Penyerahan bantuan ini dilaunching langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu di Kantor Camat Baruga, baru-baru ini.
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Kendari, Abdul Rauf mengungkapkan bahwa bantuan Cadangan Pangan Pemerintah merupakan bentuk kolaborasi Badan Ketahanan Nasional, Perum Bulog, Kementerian Sosial dan PT Pos Indonesia.
“Artinya, cadangan pangan kita yang tertampung di Bulog disalurkan ke masyarakat. Ini juga sebagai salah satu upaya untiuk menjaga inflasi sehingga pemerintah mengeluarkan dana Cadangan Pangan Pemerintah,” jelas Rauf, pada Minggu (16/4/2023).
Untuk mempermudah penyalurannya, sambung Rauf, pihak PT Pos Indonesia bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Sosial menyiapkan tempat di setiap kelurahan.
“Kota Kendari itu kurang belih 21.434 KPM dan ini juga sebagian sudah tersalur di setiap kelurahan oleh PT Pos sebagai transporternya. Peranan Dinsos hanya memantau bahwa yang menerima berhak menerima,” ungkapnya.

Mantan Kabag Kesra Kota Kendari ini menambahkan, penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah berlangsung sejak Maret dan berakhir di Mei. Artinya, setiap KPM bakal menerima selama tiga bulan berturut-turut.
“Tentunya kami berharap kepada masyarakat agar bantuan ini betul-betul menfaatkan sehingga bisa memenuhi kebutuhan pangannya,” pinta Rauf.
“Kami melihat dibeberapa kelurahan antusias masyarakat sangat besar walaupun 10 kilogram tapi mereka bersyukur bisa mendapatkan beras untuk kebutuhannya,” tambah Rauf.
Selain penyerahan Cadangan Pangan Pemerintah, Pemkot bersama Baznas Kota Kendari memberikan bantuan donasi bagi 42 anak yatim piatu di kota lulo.
“Kita juga lewat Baznas membantu anak yatim piatu sebanyak 42 orang yang orang tuanya meninggal saat Covid. Yang kita beri ini dari 42 anak terdiri dari 12 KK. Setiap KK diberikan bantuan sebesar Rp500 ribu,” beber Rauf.
Mantan Sekretaris Camat Baruga ini memastikan ke 42 anak ini akan menjadi perhatian Pemkot Kendari kedepan dan tidak menutup kemungkinan kembali akan mendapat bantuan.
“42 anak ini menjadi binaan Pemerintah Kota Kendari. Kita akan bantu lagi kedepan,” pungkas Abdul Rauf. (**)













Komentar