HarianPublik.id,Kendari–Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka menegaskan bahwa peran partai politik sangat dibutuhkan dalam kehidupan demokrasi bangsa, baik sebagai sarana komunikasi politik maupun penyalur aspirasi rakyat. Hal itu disampaikan saat menghadiri Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan se-Sulawesi Tenggara yang digelar Senin, 24 November 2025 di Hotel Sahid Azizah Syariah Kota Kendari.
Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka mengatakan bahwa partai politik merupakan ruang pembelajaran bersama untuk hidup dalam kebersamaan serta sebagai sarana pendidikan politik yang berorientasi pada pemerintah. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa kontrol.
“Harus ada check and balance. harus ada yang mengontrol. Kalau tidak dikontrol, saya takut nanti terjadi penyimpangan dari apa yang kita inginkan,” ujarnya.
Gubernur juga menilai bahwa tujuan partai politik bukan hanya untuk menjadi penguasa atau oposisi, tetapi dibangun atas kesadaran pentingnya pembangunan nasional dan daerah berdasarkan cita-cita kemerdekaan bangsa.
Lebih lanjut, ia memaparkan tantangan pembangunan di Sulawesi Tenggara yang semakin kompleks, mulai dari infrastruktur, pemberdayaan ekonomi rakyat, pendidikan, kesehatan hingga lingkungan. Ia menyebut bahwa meski Sultra kaya akan sumber daya alam, masih banyak persoalan seperti kemiskinan dan stunting.
“Daerah kita ini kaya, tapi pada kenyataannya tingkat kemiskinan dan stunting kita masih banyak. Sumber daya alam kita tempatnya di sini, tapi sebagian besar pemilik modal bukan orang sini, hanya 5–7 persen saja,” tegasnya.
Ia mencontohkan bahwa berdasarkan perhitungannya, nilai sumber daya mulai bahan baku hingga bahan jadi mencapai Rp118 triliun, namun dana transport dan bagi hasil yang diterima daerah hanya sekitar Rp800 miliar dan kini turun menjadi Rp200 miliar.
Menghadapi situasi tersebut, Gubernur mengajak seluruh elemen daerah, pemerintah, partai politik, tokoh masyarakat hingga rakyat untuk berkomitmen, berinovasi, dan bersatu membangun Sultra termasuk mendukung visi daerah “Maju, Aman, Sejahtera dan Religius.”
Ia berharap visi pemerintah dapat menjadi visi bersama para kader PDI Perjuangan karena nilai perjuangan partai dinilai selaras dengan kebijakan pembangunan daerah.
“Semoga kita semua dapat terus bahu-membahu dalam kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sultra menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (**)
Reporter: Malika













Komentar