HarianPublik.id,Muna – Ketua DPC Gerindra Muna, Purnama Ramadan yang kini menjadi calon wakil Bupati Muna buka suara terkait sejumlah kader yang mengundurkan diri dari Partai Gerindra Muna.
Kabar keluarnya kader tersebut memunculkan isu bahwa Purnama Ramadhan hanya mementingkan diri sendiri ketimbang membesarkan Partai Gerindra Muna.
Menanggapi hal itu, Purnama Purnama menegaskan bahwa yang bisa menilai dirinya adalah setingkat diatasnya dalam hal ini DPD dan DPP.
“DPD kalau melihat saya tidak becus pasti tidak akan mendukung untuk menjadi calon wakil kepala daerah melalui pintu Gerindra, begitupun juga DPP, jika mengganggap saya tidak berhasil pasti tidak akan memberikan B1KWK kepada saya dan Rajiun Tumada,” jelasnya, pada Senin (14/10/2024).
“Kalau saya mementingkan diri sendiri, tidak mungkin akan dapat rekomendasi partai,” sambung Purnama.
Kata dia, pengurus-pengurus yang menyatakan mundur dari Partai Gerindra itu, telah terdeteksi sejak beberapa bulan lalu. Mereka tidak mendukung pasangan Rajiun-Purnama, tetapi mendukung pasangan calon yang lain.
“Jadi mereka telah lama terdeteksi tidak mendukung Rajiun-Purnama yang telah direkomendasikan oleh Partai Gerindra. Kalau seperti ini yang terjadi, berarti mereka ini pengurus yang melawan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Purnama mengungkapkan bahwa sesuai arahan dari DPD, ia akan melakukan dua hal yakni mengajukan kepengurusan yang baru setelah Pilkada dan mengajukan pencabutan KTA terhadap pengurus-pengurus yang telah menyatakan mundur.
“Sehingga kedepannya nanti, mereka tidak menjadi kader Gerindra lagi dan tidak akan diterima lagi menjadi caleg di Partai Gerindra,” terangnya
“Kita tidak akan terpengaruh pada mereka, karena sampai saat ini kami pengurus-pengurus yang aktif di DPC Partai Gerindra tetap solid,” tutup Purnama. (**)
Penulis: Rixan Ardian







Komentar