Konferwil ke- II AMSI Sultra, Bahas Penguatan Media Siber Lokal

HarianPublik.id,Kendari – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyelenggarakan Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-2, dengan tema “Persiapan Media Lokal Menyambut Perpres No. 32 Tahun 2024 Tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas”, di Aula Samaturu Hotel Athaya Kendari, pada Sabtu (16/11/2024).

Konferwil dibuka Pj Gubernur Sultra yang diwakili oleh Asisten III Sukanto Toding. Dia menyoroti tema mengenai Perpres No. 32 tahun 2024 tentang tanggung jawab perusahaan platform digital untuk mendukung jurnalisme berkualitas. Perpres ini menjelaskan yang menuntut kolaborasi antara pemerintah dan pers.

“Media siber memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas dan kritis, khususnya di Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.

Selain itu, hadir juga Wakil Ketua Umum AMSI pusat, Upi Asmaradhana yang dalam kesempatan ini mengatakan bahwa media siber bisa mendapatkan keuntungan dari platform seperti google melalui konten yang dipublikasikan dari media lokal.

Selanjutnya, ia memberikan pandangan mengenai adaptasi teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di media siber. Ia juga menekankan pentingnya menjaga independensi dan akurasi dalam pemberitaan untuk mempertahankan kepercayaan publik.

Sementara itu, Ketua AMSI Sultra, Djufri Rachim dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama periode kepengurusan AMS telah menggagas berbagai program untuk meningkatkan kualitas jurnalisme di Sultra, diantaranya cek fakta pada pilkada 2020 lalu. Selain itu, AMSI juga banyak melakukan berbagai kegiatan diantaranya adalah pelatihan literasi serta berbagai diskusi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Jumlah anggota AMSI Sultra juga meningkat dari 10 media menjadi 19 media. Hal ini menumbuhkan suatu semngat serta kolaborasi yang kuat dalam komunitas media digital di Sulawesi Tenggara,” ujar Djufri.

Meskipun demikian, tambahnya, AMSI juga menghadapi banyak tantangan, misalnya, belum adanya sekretariat permanen dan keterbatasan sumber daya manusia untuk mendukung operasional.

Kegiatan Konferwil ini dilanjutkan dengan sesi diskusi serta sesi tanya jawab dengan dua narasumber, yakni Asisten III, Pemprov Sultra Sukanto Toding dan Wakil Ketua Umum AMSI Pusat, Upi Asmaradhana. (**)

Penulis: Ana/Neni

Komentar