Harianpublik,Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyebut 74 gedung DPR di berbagai daerah mengalami kerusakan akibat gelombang demonstrasi yang terjadi sejak pekan lalu. Total biaya perbaikan seluruh fasilitas itu diperkirakan mencapai Rp900 miliar.
“Berdasarkan identifikasi, ada 74 gedung yang terdampak. Rinciannya, 21 gedung rusak ringan, 18 gedung rusak sedang, dan 35 gedung rusak berat. Anggaran keseluruhan untuk perbaikan kita hitung hampir Rp900 miliar,” kata Dody di lansir dari situs WartaKota.
Sejumlah gedung DPR menjadi sasaran amuk massa, mulai dari Gedung DPR RI dan DPRD seperti Kota Makassar yang terbakar habis, Gedung DPRD Sulawesi Selatan, hingga Gedung DPRD Kediri yang dijarah. Tak hanya itu, aksi perusakan juga meluas ke Kantor Sekretariat DPRD Solo, Gedung Negara Grahadi, belasan pos polisi di Surabaya, serta Museum Baghawanta.
“Biaya total seluruh Indonesia itu kemarin kita hitung hampir hampir 900 M, mulai dari ringan, berat dan sedang,” ungkapnya.
Dody menjelaskan, perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan target waktu antara 4 hingga 6 bulan. Gedung yang rusak berat seperti DPRD Makassar diperkirakan membutuhkan waktu 6 bulan penuh, sementara bangunan dengan kerusakan sedang ditargetkan selesai dalam 4 bulan.
“Kita gunakan anggaran darurat dan anggaran internal yang tersedia. Ini kondisi tanggap darurat sesuai arahan Pak Presiden,” tegasnya.
Pemerintah memastikan rehabilitasi akan mencakup 19 lokasi prioritas di berbagai daerah sebelum diperluas ke lokasi lain yang juga terdampak. (**)
Penulis: Ismi Azizah













Komentar