Harianpublik.id,Kendari – Perhelatan Pekan Tilawatil Quran (PTQ) Radio Republik Indonesia (RRI) Tingkat Nasional ke-53 resmi bergulir. Event religi itu dibuka secara lansung oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Republik Indonesia (RI), Zainut Tauhid Sa’adi di Kawasan Eks MTQ, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu malam (1/4/2023).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu bersama Forkopimda di Bumi Anoa.
Event nasional tahunan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI itu akan berlangsung selama enam hari dimulai 1 hingga 6 April 2023 mendatang. Selain itu, event religi itu diikuti kafilah dari seluruh Satker RRI se Indonesia. Pelaksanaan lomba berlangsung diempat titik, salah satunya Balai Kota Kendari.
Kabag Umum Pemkot Kendari, Herry Ashak mengatakan, sebagai bentuk dukungan pelaksanaan PTQ di Kota Lulo, pihaknya melalui petunjuk dan arahan Bapak Pj Wali Kota Kendari menyiapkan dua ruangan refresentatif yang dapat digunakan untuk perlombaan sesuai dengan kriteria. Dimana sebelumnya telah dilakukan survei oleh panitia Pekan Tilawatil Quran.
“Sesuai arahan dan pentunjuk bapak Wali Kota Kendari kita sebagai tuan rumah yang baik, Pemerintah Kota siap berkontribusi dalam ikut serta menyukseskan pelaksanan Pekan Tilawatil Quran yang digelar di Kota Kendari. Pemerintah Kota juga menyiapkan dua ruangan yang dapat digunakan dalam perlombaan yaitu ruang Samaturu dan Comand Center,” ujar Herry, pada Minggu (2/4).
Tidak hanya itu, sambung Mantan Kepala Bidang Infokom Diskominfo Kota Kendari itu, pihaknya juga menyiapkan perlengkapan pendukung seperti jaringan, sound system dan peralatan lainnya yang dibutuhkan sehingga pelaksanaan lomba berjalan lancar dan sukses.
“Kami telah menyiapakan segala perlengkapan pendukung seperti jaringan , sound system dan peralatan lainnya yang dibutuhkan, saat ini telah berlangsung beberapa perlombaan diantara yang tempat pelaksanaan kegiatan di kantor Balai Kota Kendari,” terang Herry.
Di ruang Command Center jumlah peserta lomba sebanyak 26 Tahfiz yang dibagi dalam dua hari perlombaan yakni 2 – 3 April untuk cabang Tahfiz.
Sementara itu, untuk Ruang Samaturu untuk lomba Seminar pada 3 April yang berlangsung satu hari. (**)













Komentar