HarianPublik.id,Muna – Kepolisian Resort (Polres) Muna menyampaikan hasil Operasi Patuh Anoa tahun 2024 yang digelar selama 14 hari, pada Senin (29/7/2024).
Kapolres Muna, AKBP Indra Sandy Purnama Sakti mengatakan bahwa jumlah pelanggaran yang ditindak selama Operasi Patuh Anoa 2024 mengalami kenaikan.
“Di tahun ini kendaraan yang melakukan pelanggaran sebanyak 180, dengan rincian kendaraan motor ada 164, mobil penumpang 1 dan mobil barang sebanyak 15,” jelasnya.
Kapolres Muna menyebut bahwa barang bukti yang disita paling banyak ialah kendaraan bermotor, kemudian STNK dan SIM yang disita juga mengalami kenaikan.
“SNTK yang disita berjumlah 68 lembar, lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun 2023 hanya berjumlah 22 lembar,” katanya.
“SIM juga mengalami kenaikan, ada sebanyak 40 lembar tahun ini, sedangkan di tahun 2023 cuma 24 lembar,” sambung AKBP Indra Sandy Purnama Sakti.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, sementara untuk laka lantas tahun 2024 ini mengalami penurunan, termasuk kerugian materil juga mengalami penurunan.
“Tahun 2024 ini cuma 2 lakalantas. Kalau kerugian materil tahun ini cuma 1 juta, sedangkan tahun 2023 berjumlah 10 juta,” tutupnya. (**)
Penulis: Rixan Ardian













Komentar