1.023 Atlet Berebut Juara di Kejuaraan Karate Piala Gubernur Sultra 2025

HarianPublik.id,Kendari – Kejuaraan Karate Piala Gubernur Sulawesi Tenggara Tahun 2025 resmi bergulir usai dibuka oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka dan diikuti sebanyak 1.023 atlet, di Gedung Olahraga (GOR) Poltekkes Kemenkes Kendari, pada Kamis, 24 Juli 2025.

Turut hadir Ketua Umum Pengurus Besar FORKI, Hadi Tjahjanto, Ketua DPRD Sultra, jajaran Forkopimda Sultra, para pimpinan OPD lingkup Pemprov Sultra, Penanggungjawab KONI Sultra, serta Ketua umum dan para pengurus FORKI provinsi dan kabupaten/kota, pimpinan perguruan karate se-Sultra, wasit, juri, pelatih, dan peserta dari seluruh wilayah Sultra.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya Kejuaraan Karate Piala Gubernur Tahun 2025 ini. Selain menjadi ajang pencarian bibit-bibit atlet potensial, kegiatan ini juga merupakan sarana silaturahmi antaratlet, pelatih, dan wasit. Saya berharap kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama baik Sulawesi Tenggara di tingkat nasional hingga internasional,” ungkap Gubernur Sultra.

Ia juga menekankan pentingnya membangun karakter melalui olahraga, terutama nilai-nilai disiplin dan sportivitas dalam setiap pertandingan.

“Kepada para wasit dan juri, junjung tinggi keadilan dan netralitas. Kepada para atlet, capailah prestasi sebaik-baiknya dengan semangat juang dan karakter luhur. Saya berkomitmen untuk terus mendukung para atlet agar dapat tampil dan menjadi kebanggaan Sulawesi Tenggara,” tambahnya.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Sultra sekaligus Ketua Panitia, La Ode Daerah Hidayat menyampaikan bahwa Kejuaraan Karate Piala Gubernur Tahun 2025 ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 24 hingga 26 Juli 2025, dan diikuti oleh 1.023 atlet putra dan putri dari 17 pengurus cabang FORKI kabupaten/kota serta 12 pengurus dari berbagai perguruan karate se-Sulawesi Tenggara.

Adapun nomor pertandingan yang dipertandingkan meliputi kata perorangan, kata beregu, komite perorangan, dan komite beregu. Wasit dan juri yang bertugas merupakan mereka yang telah bersertifikat dari World Karate Federation (WKF), Asia Karate Federation (AKF), serta FORKI nasional, dengan pengawasan teknis langsung dari PB FORKI.

“Tujuan kegiatan ini tidak hanya untuk menjaring atlet potensial, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antarperguruan karate, meningkatkan sportivitas, serta mempersiapkan atlet menuju kejuaraan tingkat nasional bahkan internasional,” jelasnya.

Kejuaraan Karate Piala Gubernur Sulawesi Tenggara Tahun 2025 ini diharapkan menjadi titik awal pembinaan atlet karate unggulan yang dapat membawa nama baik Sultra di tingkat global. Seluruh peserta, baik atlet, pelatih, maupun wasit, diajak untuk menjunjung tinggi semangat persatuan, sportifitas, dan keunggulan karakter dalam setiap pertandingan. (**)

Komentar