Harianpublik.id,Muna – Kementerian Sosial RI melalui salah satu program unggulannya, yakni Penguatan Kearifan Lokal sukses diselenggarakan setiap tahunnya. Program ini dimaksudkan secara khusus untuk memberikan apresiasi terhadap talenta -talenta lokal pada masing-masing daerah di Tanah Air.
Di tahun 2022 ini, sekitar 30 kelompok kearifan lokal di Nusantara yang mendapatkan bantuan tersebut. Empat kelompok diantaranya berasal dari Sulawesi Tenggara dan salah satunya adalah Kelompok Kearifan Lokal (Riflok) Mizan yang berlokasi di Kelurahan Laende Kabupaten Muna terpilih untuk mendapatkan kesempatan yang sama.
Nama “Mizan” diambil dari bahasa Arab yang bermakna “Keadilan”, dimaksudkan sebagai upaya – upaya yang dilakukan untuk mencapai kesetaraan dengan menjunjung tinggi nilai – nilai warisan luhur budaya Indonesia agar dapat terhindar dari paham – paham radikalisme dan terorisme yang mengarah pada konflik sosial.
Giswan selaku Ketua Kelompok menyampaikan, berdasarkan data yang dirilis oleh Kemdikbud RI tentang Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) Provinsi tahun 2018, mengklaim bahwa Provinsi Sulawesi Tenggara berada di posisi ke-5 dari bawah bersama Papua, Papua Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.
“Ibarat penumpang VIP kapal malam yang berjuang mencari tempat duduk, kondisi seni pertunjukan dan seni rupa di Sulawesi Tenggara sangat memprihatinkan,” ujarnya.
“Mulai dari kurangnya fasilitas yang memadai, event seni pertunjukan yang selalu monoton tanpa Seni Teater dan Seni Rupa, hingga terbatasnya sumber pendanaan karena aktivitasnya (Seni Teater dan Seni Rupa) masih sangat asing,” tambah Giswan.
Lanjut Giswan, melalui kesempatan tersebut Kelompok Mizan mengusulkan dua macam kegiatan, yakni Seni Teater & Marketplace Seni Rupa.
“Sedangkan Marketplace Seni Rupa adalah kegiatan ekonomi produktif yang memberdayakan seniman lukis kedalam media sepatu, tas, baju, kanvas dan lain sebagainya,” tuturnya.
“Hasil-hasil produk tersebut nantinya akan dijual dan dipasarkan melalui Toko Online yang dibuat oleh Muhammad Giswan sendiri yang tidak lama lagi akan dilaunching,” sambung Giswan.
Menurutnya dalam kegiatannya, kelompok Mizan benar benar memfokuskan setiap kegiatannya pada talenta-talenta muda yang masih duduk di bangku sekolah.
“Saya juga berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat, Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Pemkab Muna, dan rekan-rekan baik yang tua maupun yang muda sebab telah bergabung dan telah berpartisipasi dalam prosesnya. Saya berharap dua jenis kegiatan ini menjadi sedikit contoh bagi generasi yang akan datang sehingga membuka lapangan kerja baru,” tutupnya. (**)
Penulis: Rixan Ardian







Komentar