HarianPublik.id,Kendari – Guna menumbuhkan budaya membaca sejak dini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari menggelar Workshop Bunda Literasi dengan tema “Pembudayaan Kegemaran Membaca Sejak Usia Dini dalam Ekosistem Literasi di Kota Kendari” berlangsung di Aula Samaturu Balaikota, pada Senin (21/10/2024).
Workshop ini dibuka secara langsung oleh Pejabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad dan dihadiri kepala OPD, camat, lurah se Kota Kendari, bunda literasi kecamatan, Forum Anak Kota Kendari, dan Pengurus PKK Kota Kendari serta peserta didik dari tingkat SD hingga SMP hingga guru.
Penjabat Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, dalam sambutannya menekankan pentingnya menciptakan ekosistem kegemaran membaca di Kota Kendari
“Berbicara soal literasi, kita harus fokus pada bagaimana menciptakan kebiasaan membaca yang baik di masyarakat,” ujarnya.
“Apalagi dengan adanya perkembangan digital seperti saat ini, kita memiliki wadah untuk mengembangkan literasi. Anak-anak sekarang gemar membaca melalui Google, YouTube, dan platform digital lainnya. Ini adalah salah satu cara baru untuk memperkenalkan literasi,” sambung Muhammad Yusup.
Olehnya itu, Pj Wali Kota Kendari mendorong para pendidik untuk berperan aktif dalam menumbuhkan kebudayaan membaca sejak usia dini. “Peran guru sangat penting dalam membangun budaya literasi,” tambahnya.
Kepala BPBD Provinsi Sultra juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersinergi dalam membangun sistem literasi yang berkelanjutan.
“Generasi penerus harus dibekali pengetahuan dan karakter yang kuat agar bisa menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Aswido mengatakan bahwa peran Bunda Literasi sangat vital dalam menggerakkan minat baca. Tugasnya adalah sebagai pegiat literasi yakni melakukan sosialisasi, promosi serta kampanye.
“Bunda Literasi adalah komponen besar untuk menggerakkan minat baca. Dimana, berfungsi dan berperan sebagai administrator, motivator, dan penggerak gerakan minat baca,” ungkapnya.
Dari sisi Psikologi Andi Rizky Amelia mengungkapkan bahwa kebiasaan membaca dan berinteraksi dengan buku bisa membantu anak mengembangkan kemampuannya untuk mengelolah emosi.
“Perlu diperhatikan empati anak-anak kita sekarang ini sangat kurang, karena literasi kita ke anak-anak pun kurang. Kita lebih sering memberikan gadget dari pada literasi,” singkatnya. (**)
Penulis: Dilla







Komentar