Harianpublik.id,Konkep – Akhir akhir ini, masyarakat di Wilayah Langara Konawe Kepulauan (Konkep) kesulitan untuk mendapatkan LPG 3 Kg. Pasalnya, agen dan pengencer di daerah itu tak punya lagi stok tabung gas untuk dijual sehingga warga menjadi panik.
Kelangkaan tabung gas LPG 3 Kg di Pulau Wawonii itu menjadi sorotan Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konkep, Imanudin , S.Pd. Pihaknya juga melakukan sudah memanggil pihak terkait.
Imanudin mengungkapkan bahwa pihaknya dan beberapa instansi terkait sudah memanggil pemilik perusahaan LPG untuk melakukan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Daerah.
“Kesepakatan kitakan sudah ada dan kewajiban mereka untuk mentaati kesepakatan itu,” ucap politisi PKB itu kepada Harianpublik.id, lewat sambungan telepon, pada Kamis (11/8/2022).
Imanudin juga menyoroti perusahaan LPG selama kurang lebih 8 tahun belum memiliki kontribusi untuk daerah
“Selama kurang lebih 8 tahun mereka tidak ada kontribusinya terhadap daerah. Padahal itukan kewajiban mereka, selama ini mereka terkesan menghindari pelabuhan rakyat,” ucap wakil rakyat itu.
Ia menyebut, di pelabuhan rakyat ada aturan yang berlaku, diantaranya ada proses bongkar muat, kemudian retrebusi pelabuhan yang wajib mereka taati. Imanudin menambahkan, hal itu sudah diatur dalam Perbub Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Liquifiet Petroleum GAS (LPG) Tabung 3 KG Untuk Keperluan Rumah Tangga dan Usaha Mikro
“Disitu tidak menyebut bongkar muat yang ada di Langara maka dengan adanya Perusahaan Bongkar Muat (PBM) dan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Konawe Kepulauan, itu menjadi alasan pihak perusahaan LPG untuk menghindari aturan main di pelabuhan rakyat,” beber Imanudin.
“Itukan ada pelabuhan rakyat kenapa harus berlabuh di pelabuhan TPI, tapi ini kesannya menghindari aturan yang ada dipelabuhan rakyat,” tukasnya.
Saat dikonfirmasi terpisah salah satu perusahaan LPG yang memiliki izin di Konkep enggan memberikan tanggapan terkait kelangkaan gas LPG 3 Kg di wilayah itu. (**)













Komentar