KIPP Sultra Bekali Calon PPK dan Panwascam Lewat Sekolah Demokrasi

Harianpublik.id,Kendari – Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Sekolah Demokrasi untuk membekali calon penyelenggara pemilu Ad-hoc (PPK dan Panwascam) terkait pelaksanaan pemilu dan pemilihan serentak 2024 pada (7/10/2022) di salah satu hotel Kendari.

Ketua KIPP Sultra Muhammad Nasir memaparkan, tujuan pelaksanaan SD ini yaitu untuk memberikan pembekalan terhadap calon penyelenggara pemilu untuk lebih mempersiapkan diri saat mengikuti seleksi penyelenggara, baik tes tertulis maupun tes wawancara.

“Membekali peserta yang akan mengikuti rekrutmem panwascam dan PPK yang saat ini sementara lagi tahap pendaftaran, agar lebih siap menghadapi ujian test tertulis maupun test wawancara. Selanjutnya,
memastikan peserta sekolah demokrasi jika kelak mereka terpilih sudah memiliki pengetahuan tentang kepemiluan,” ungkap Nasir saat dikonfirmasi mengenai kegiatan tersebut via WhatsApp.

Pasalnya, sekolah demokrasi bagi calon PKK dan Panwascam diisi sejumlah pemateri handal di dunia kepemiluan. Diantaranya adalah Iwan Rompo Banne (Komisioner KPU Sultra), Hamiruddin Udu (Ketua Bawaslu Sultra), Dr. H. M. Najib Husain, S.Sos., M.Si (Akademisi/pengamat politik Sultra), Muhammad Nasir (Ketua KIPP Sultra) dan Zulpikar (Anggota Bawaslu Kabupatem Tangerang).

“Insha Allah kedepannya jika respon
masyarakat baik dan bermanfaat, KIPP Sultra berencana akan menggelar sesi berikutnya sekolah demokrasi calon penyelenggara ad hoc khusus PPK yang sebentar lagi akan ada proses rekrutmennya,” kata Nasir.

Sekolah demokrasi tersebut diikuti sebanyak 30 orang peserta yang berasal dari berbagai kabupaten se-Sultra yakni Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Mana, Muna Barat dan Kolaka Utara. (**)

Penulis: Muamar

Komentar