HarianPublik.id,Kendari – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) baru-baru ini melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berlangsung di Kota Kendari. Monev ini dilakukan selama lima hari, dari Senin hingga Jumat, 15-19 September 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana program CKG berjalan sesuai rencana serta memetakan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya.
Program CKG merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang menyasar berbagai kalangan, baik di sekolah-sekolah maupun di fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas.
Sejak dimulai pada 10 Februari 2025, CKG telah berjalan di 15 Puskesmas dan sejumlah sekolah yang ada di Kota Kendari, termasuk Mts Peskil Poasia, SMPN 24 Kendari, SDN 104 Kendari, SDN 54 Kendari, dan SMAN 1 Kendari.
Pada tanggal 17 September 2025, capaian program CKG menunjukkan angka yang cukup signifikan. Sebanyak 101.687 orang dari kalangan umum telah memanfaatkan layanan CKG, yang setara dengan 26,85% dari total jumlah penduduk Kota Kendari.
Selain itu, di kalangan pelajar, sebanyak 22.288 siswa sudah mendapatkan pemeriksaan, atau sekitar 31,6% dari total sasaran umur 7-17 tahun. (**)













Komentar