Harianpublik.id,Buton Utara – Kontestasi politik lima tahunan bakal kembali bergulir pada 2024 mendatang. Menghadapi momen Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tersebut, Bupati Buton Utara (Butur), Abu Hasan bakal kembali maju bertarung sebagai incumbent.
Abu Hasan menuturkan bahwa saat ini dirinya telah mempersiapkan diri untuk kembali bertarung di pemilihan bupati (Pilbub) Butur 2024 mendatang. Menurutnya, untuk maju tentu harus ada partai, elektabilitas, modal sosial, dan tentunya modal ekonomi.
“Begitu juga saya setiap mau maju pasti mempersiapkan dengan sematang-matangnya ke empat faktor itu. Saya juga tentu memperkuat dan membesarkan partai yang saya kiprai hari ini untuk menjadi pintu,” katanya.
Dia juga mengaku telah membangun komunikasi dengan partai lainnya baik secara informal personal maupun secara formal organisatoris.
“Survei belum, tapi kalau turun ke masyarakat untuk silahturahmi sudah hampir semua desa di Butur. Dua bulan terakhir saya jalan mulai dari perbatasan Baubau-Butur sampai dengan Ereke. Kemudian mulai dari Bonegunu semua desa Wakorumba sampai ujung Kulisusu Utara,” bebernya.
Abu Hasan menambhkan, saat ini dirinya tengah fokus melakukan silahturahmi dengan masyarakat di Kulisusu Induk. Tak hanya itu dia juga sedang silahturahmi menemui orang-orang yang dulu bersamanya dahulu.
“Saya turun bukan untuk sosialisasi maupun kampanye,” tegasnya.
Sementara itu untuk partai Golkar, Abu Hasan mengatakan belum ada respon secara kelembagaan.
“Kalau respon partai melalui ketua DPD saya kira sudah ada. Untuk saya bekerja membesarkan partai Golkar terutama di Butur,” ungkapnya.
Bagi dia, hal menarik untuk kembali maju di Pilbub Butur nantinya adalah daerah Butur yang saat ini sedang tumbuh dan berkembang yang membutuhkan pengelolaan yang sangat hati-hati dan mengedepankan pengembangan sumber daya manusia, ekonomi kerakyatan, kesejahteraan masyarakat, termasuk kesejahteraan pegawai.
“Filosofi politik saya itu sederhana saya tau diri, saya tau kekuatan dan kelemahan saya, saya tau peluang dan tantangan saya. Politik saya itu politik akal sehat dan hati nurani kalau bertentangan dengan itu bukan wilayah saya,” pungkasnya. (**)
Penulis: Manto












Komentar