Kendari,Harianpublik.id – Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) ke XXVII tingkat Kota Kendari tahun 2023 resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu di lapangan upacara lantai 4 Balaikota Kendari, pada Rabu (1/3). Pembukaan iven tahunan itu berlangsung penuh khidmat dan meriah meskipun disertai hujan. Pawai Ta’aruf peserta dan kafilah dari 11 kecamatan se Kota Kendari turut memeriahkan.
Pasalnya, semangat seluruh kafilah patut diancungi jempol. Bagaimana tidak, meski diguyur hujan mereka tetap rela berjalan kaki mengikuti pawai ta’aruf demi menyukseskan pelaksanaan STQH Kota Kendari tahun 2023.

STQH Tingkat Kota Kendari akan berlangsung selama 4 hari mulai 1 hingga 4 Maret mendatang dan diikuti 135 peserta untuk menyeleksi qari-qariah, hafiz-hafizah, mufassir-mufassirah, dan muhaddits-muhadditsah terbaik untuk mewakili daerah di tingkat provinsi.
Peserta STQH akan mengikuti semua cabang yang diperlombakan. Diantaranya adalah Hifzhil Qur’an 10 juz, Hifzhil Qur’an 20 juz, Hifzhil Qur’an 30 juz, Seni Baca Al – quran Anak – anak, Seni Baca Al – quran Dewasa, HQ. 1 juz dan tilawah, HQ. 5 juz dan tilawah, Tafsir Qur’an, Hadist 100 Sanad dan Hadist 500 tanpa sanad.
Selain itu, turut hadir dalam kegiatan itu Setda Kota Kendari, Kepala Kementerian Agama Kota Kendari, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh kafilah dari masing-masing kecamatan se Kota Kendari. Sebelum peresmian STQH, diawali dengan pengukuhan dewan hakim dan panitera.
Dalam sambutannya, Asmawa Tosepu menyampaikan apresiasinya kepada seluruh kafilah meskipun cuaca yang kurang bersahabat tidak menyurutkan semangat dan antusias peserta mengikuti rangkaian pembukaan STQH sampai akhir.
“Saya mewakili masyarakat Kota Kendari merasa bangga dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada penyelenggara (panitia) dan seluruh peserta atas partisipasinya mengikuti kegiatan ini,” ucapnya.
“Melalui kegiatan ini kita menunjukkan dedikasi dalam membangun etika, moral dan spiritual sebagai fondasi dalam membangun karakter masyarakat Kota Kendari khususnya generasi mudah sebagai generasi penerus perjuangan bangsa,” sambungnya.

Orang nomor satu di Kota Kendari itu menuturkan bahwa peserta yang mengikuti STQH seyogyanya mereka telah siap berkompetisi menjadi qori dan qoriah hafidz dan hafidzah serta menjadi cendekia terbaik yang nantinya dapat mewakili Kota Kendari di tingkat provinsi dan bahkan tingkat nasional.
“Saya berharap STQH yang kita lakukan hari ini sepatutnya dapat membuka ruang tersendiri bagi kita semua sekaligus menjadi penyemangat bagi generasi mudah untuk mempelajari alqur’an dan hadits,” harap Asmawa.
Lebih lanjut Asmawa mengatakan, kegiatan STQH telah terbukti secara efektif menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu perkembangan pembangunan Kota Kendari dalam hal mewujudkan masyarakat yang agamis.
“Kepada seluruh kafilah STQH saya mengucapkan selamat berkompetisi, tunjukkan kemampuan secara maksimal sehingga dapat memperoleh hasil sesuai apa yang diharapkan,” imbuhnya.

Dia juga mengingatkan bahwa dalam kompetisi kalah dan menang merupakan hal biasa. Namun kita meyakini hikmah dalam membaca, mempelajari al – qur’an dan hadits lebih besar dari sekedar kalah dan menang.
“Insya Allah kegiatan ini akan memberikan berkah yang sangat luar biasa bagi kita semua, masyarakat dan Pemerintah Kota Kendari,” cetusnya.
Selain itu, ia menghimbau kepada dewan hakim/juri untuk dapat melaksanakan tugas dengan senantisa menjunjung tinggi nilai sportifitas dan berkeadilan serta menjadikam kompetisi ini sebagai jalan merebut ridho Allah SWT.

Sementara itu, Ketua Panitia yang disampaikan oleh Asisten I Wali Kota Kendari Amir Hasan menjelaskan, pelaksaan STQH itu mengaju dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis STQH XXVII/Prov. Sultra Tahun 2022 No. 39/LPTQ-PROV/XII/2022 tanggal 23 Desember 2022. dan DPA bgian kesra Nomor DPA/A.I/4.01/0.00.0.00.01.00.00/001/2023.
“Adapun sumber kegiatan ini berasal dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) bagian Kesra Kendari Tahun 2023,” jelasnya.
Amir Hasan menambahkan, tujuan daripada pelaksanaan STQH adalah untuk memelihara, mengembangakan dan meningkatkan pengetahun, pemahaman, pengamalan dan penyebarluasan Al-Qur’an dan Al-Hadits, sehingga menjadikan Al-Qur’an dan Al-Hadits sebagai spirit pembangunan nasional berdasrkan pendekatan agama.
Untuk diketahui, lomba STQH akan dilaksanakan selama tiga hari dengan tempat setiap item lomba berbeda-beda. Yaitu, lomba 20 dan 30 Juz bertempat di Mushollah Kantor Balaikota, lomba Tilawah Dewasa bertempat Masjid Agung Al-Qautsar, kemudian lomba 1 Juz dan tilawah bertempat di Masjid DPRD Sultra, hafalan 5 Juz dan tilawah di ruang podium lantai 5 Gedung Balaikota.
Selanjutnya, lombah Tilawah Anak-anak bertempat di Masjid At-Tarbiyah MAN 1 Kendari, lomba 10 juz bertempat di ruang rapat Sekda Kota Kendari, dan lomba Tafsir Bhasa Arab, Hadits 100 dengan sanad dan Hadits 500 tanpa sanad bertempat di Aula PLHUT Kantor Kemeng Sultra. (ADV)
Penulis: Muamar













Komentar