Kota Kendari Jadi Tuan Rumah Festival Lasqi Tingkat Sultra Tahun 2022

Harianpublik.id,Kendari – Kota Kendari menjadi tuan rumah pelaksanaan Lomba Festival Seni dan Qasidah (Lasqi) berskala kecil ke IV tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2022.

Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kendari menyelenggarakan kegiatan tahunan itu selama tiga hari mulai 15 hingga 17 November 2022 yang bertempat di Aula Graha Pena Kendari Pos.

Acara diawali dengan pengukuhan hakim Lasqi sebagai dewan juri pelaksanaan lomba. Selanjutnya, dibuka secara langsung oleh Gubernur Sultra Ali Mazi yang diwakili oleh Asisten III Administrasi dan Keuangan Provinsi Sultra Sukanto Toding.

Dalam sambutannya Sukanto menyambut baik dan mengapresiasi serta mendukung kegiatan tersebut. “Satu hal yang mesti dipahami bahwa, penyelenggaraan festival Seni dan Qasidah jangan hanya dimaknai event lomba semata. Akan tetapi harus dimaknai sebagai salah satu kegiatan strategis terkait dengan pembinaan dan pengembangan seni budaya islam yang berkelanjutan,” ucapnya pada Selasa (15/11).

Asisten III Setda Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara itu mengharapkan, festival ini mampu menjadi benteng dan perisai budaya-budaya barat yang dapat mengikis moralitas masyarakat.

Kegiatan ini juga menurutnya selaras untuk mewujudkan Sultra yang berbudaya dan beriman yang menjadi salah satu program prioritas Sulawesi Tenggara.

“Satu hal yang mesti dipahami bersama bahwa penyelenggaraan seni dan qasidah ini menjadi strategi pembinaan dan pengembangan seni budaya,” ulas Sukanto lebih tegas.

Lebih lanjut dia berharap, festival seni dan budaya ini dapat menumbuhkan minat masyarakat terhadap seni dan budaya Islam, khususnya qasidah yang menurutnya mampu menghadirkan suasana religius.

Sementara itu, Asisten I Amir Hasan yang mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu menyampaikan ucapan selamat datang kepada dewan juri dan peserta serta mengucapkan penghargaan setinggi tingginya kepada seluruh stakeholder yang terlibat mensukseskan kegiatan festival tersebut.

“Saya meyakini nilai-nilai yang terkandung dalam kegiatan festival Seni dan Qasidah ini sangat relavan dengan program pemerintah kota Kendari yaitu Kendari Bergerak Bersih, Ramah, Gesit, Asri dan Kondusif,” cetusnya.

“Kami yakin ini dapat menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan jati diri kita, kepribadian bangsa kita,” sambung Amir Hasan.

Katanya dia, Pemkot Kendari yakin festival ini bagian dari pembinaan generasi muda yang dimulai sejak usia dini dan melalui berbagai aktivitas mampu mengembangkan sikap dan jati diri seorang anak.

Di tempat yang sama, Sekretaris Panitia Sudarni menambahian, sebanyak 17 kabupaten kota mengutus pesertanya untuk mengikuti lomba dan setiap daerah bervariasi jumlahnya.

“Kami sebagai Pemerintah Kota Kendari ditunjuk sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan kegian festival Seni dan Qasidah tingkat provinsi tahun 2022,” tuturnya.

Sudarni berharap kegiatan ini sebagai peningkatan seni dan keagamaan iven iven seperti ini harus tetap dilaksanakan dan digilir setiap daerah yang siap menjadi tuan rumah.

Festival Seni dan Qasidah ini di ikuti oleh 17 kabupaten dan kota se Sulawesi Tenggara, yang merupakan seleksi untuk mengikuti Festival Lasqi di tingkat nasional.

Cabang yang diperlombakan yaitu, bintang vokalis anak putra dan putri, bintang vokalis remaja putra dan putri, fashion show dan nasyid remaja.

Untuk diketahui, festival seni dan budaya ini dihadiri oleh Forkopimda dan Badan Kesbangpol Kota Kendari sebagai panitia kegiatan. (**)

Penulis: Muamar

Komentar