HarianPublik.id,Kendari – Kota Kendari melaksanakan rangkaian lomba Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) yang dilaksanakan di sejumlah lokasi, diantaranya, Masjid At Tarbiyah MAN 1 Kendari dan Masjid Al Hadid Kendari.
Pelaksanaan lomba ini menjadi tempat bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam membaca dan menghafal Al Qur’an dengan berbagai kategori lomba yang telah ditentukan. Para peserta yang terdiri dari beberapa kecamatan menunjukkan semangat yang tinggi dalam persiapannya.
Di Masjid At Tarbiyah MAN 1 Kendari, berlangsung cabang Tilawah Anak Anak, diikuti oleh 22 peserta di Kota Kendari yang mewakili 1 putra dan 1 putri per kecamatan, pada Kamis (6/2/2025).
Mekanisme dari lomba ini mewajibkan para peserta yang mendapatkan ayat Al Qur’an untuk berlatih 16 jam sebelum tampil. Kemudian pada babak penyisihan, terpilih 6 finalis putra dan putri yang selanjutnya akan diberikan kesempatan untuk mempelajari ayat yang telah diberikan.
Ketua dewan hakim Golongan Anak Anak, Munawar berharap ajang ini dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Al Qur’an sejak belia, sehingga para peserta bisa menjadi generasi penerus yang menjadikan mereka sebagai pecinta Al Qur’an.
“Dari peserta ini karena mereka masih usia belia cintailah Alquran karena merupakan pedoman kita sebagai umat Islam dan dari anak anak inilah akan menjadi generasi penerus, pecinta Al Qur’an, dan mudah mudahan berkah Al Qur’an menerangi hati mereka untuk selalu memegang teguh Al Qur’an sampai akhir hayat,” ujarnya, pada Kamis (6/2/2025).
Lebih lanjut, lomba cabang 5 Juz dan Tilawah yang berlangsung di Masjid Al Hadid Kendari yang diikuti oleh berbagai perwakilan. Mekanisme pada lomba ini mewajibkan para peserta untuk mengikuti aturan yang sebelumnya telah ditetapkan oleh panitia, dengan penilaian yang meliputi aspek tajwid, suara, dan lagu.
Sementara itu, Kepala Sekolah MAN 1 Kendari, La Tangkalolo, memberikan harapan pada kegiatan ini agar dapat memberikan motivasi pada masyarakat untuk lebih menggali dan mengamalkan Al Qur’an. Ia juga berharap Kota Kendari dapat tampil di ajang yang lebih tinggi dan keluar sebagai pemenang.
Salah satu peserta lomba 5 Juz dan Tilawah, Amira, mengungkapkan bahwa, mengikuti lomba ini merupakan pengalaman yang cukup menegangkan. Ia menghadapi tantangan dalam menghafal dan menjaga kualitas suara untuk tilawah. Namun, motivasi dari dalam dirinya, ditambah dengan dukungan penuh dari orang tua, menjadi dorongan utama untuk tampil sebaik mungkin dalam perlombaan ini. (**)













Komentar