HarianPublik.id,Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut, Kota Kendari berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sulawesi Tenggara atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.
Penyerahan laporan tersebut digelar dalam sebuah acara resmi di Aula Kantor BPK RI Perwakilan Sultra, dan diterima langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, pada Senin (26/5/2025).
Wali Kota Kendari menerima langsung dokumen laporan hasil pemeriksaan bersama Bupati Kolaka dan Bupati Muna.
Dalam sambutannya, Wali Kota Siska Karina Imran mewakili Kepala Daerah dari 17 Kabupaten dan Kota, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras seluruh perangkat daerah serta bimbingan dan koreksi dari BPK.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kendari sangat menghargai hasil pemeriksaan BPK yang telah menjadi bahan evaluasi dan perbaikan dalam tata kelola keuangan.
“Kami sangat menghargai hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Sultra yang telah memberikan banyak masukan untuk perbaikan. Ini menjadi acuan penting bagi kami dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah,” ungkap Wali Kota Siska.
Tidak hanya menerima laporan, Siska juga menegaskan komitmen Pemkot Kendari untuk terus melakukan koordinasi intensif dengan instansi terkait. Tujuannya adalah untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK agar menjadi dasar evaluasi dan peningkatan kualitas pengelolaan keuangan ke depan.
“Pelaksanaan rekomendasi BPK akan menjadi prioritas utama kami agar pengelolaan keuangan lebih transparan dan akuntabel. Ini penting tidak hanya untuk Kota Kendari, tetapi juga bagi seluruh pemerintah daerah di Sulawesi Tenggara,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Sulawesi Tenggara, Dadek Nandemar memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Kendari. Ia mengungkapkan bahwa Kota Kendari mencatatkan tindak lanjut tertinggi atas temuan pemeriksaan, yakni sebesar 91,79 persen.
“Ini menunjukkan keseriusan dan tanggung jawab tinggi dari Pemerintah Kota Kendari dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan. Capaian ini patut diapresiasi dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” tukas Dadek. (**)







Komentar