HarianPublik.id,Muna – Tim gabungan dari Polres Bone Bolango bersama Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan pembongkaran makam (ekshumasi) terhadap jenazah Muhammad Jeksen (MJ), mahasiswa asal Muna yang diduga meninggal dunia setelah mengikuti kegiatan perkaderan Mapala Butaiyo Nusa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Proses ekshumasi berlangsung pada Rabu, 15 Oktober 2025, sebagai bagian dari penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab kematian korban yang dinilai janggal.
Kasi Humas Polres Muna, Aipda Muhammad Jufri, membenarkan adanya kegiatan ekshumasi dan pihak Polres Muna turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Iya, kami dari Polres Muna bersama tim Inafis hanya membackup jalannya kegiatan ekshumasi yang dilakukan Polres Bone Bolango dan tim Polda Sultra,” jelas Jufri.
“Untuk hasilnya, kami masih menunggu hasil pemeriksaan forensik,” sambungnya.
Sebelumnya, korban MJ dilaporkan meninggal dunia pada Senin pagi, 22 September 2025, usai mengikuti proses kegiatan perkaderan Mapala Butaiyo Nusa.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban sempat mengeluh sakit dan mengalami pembengkakan di leher, yang diduga akibat benturan dari panitia kegiatan.
Kondisi korban yang terus memburuk membuatnya sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Hingga kini, belum ada hasil autopsi forensik untuk memastikan penyebab pasti kematian mahasiswa tersebut. (**)
Penulis: Afrizal













Komentar